Where is Your Love?

Salah seorang anak muridku suatu kali melontarkan pertanyaan kepadaku, “Apakah cinta itu boleh secara syar‘i?” Aku pun balik bertanya kepadanya, “Apakah manusia itu bisa hidup tanpa cinta? Cinta adalah pancaran kehidupan dalam urat nadi kita, aliran perasaan dalam hati kita serta keinginan untuk hidup bahagia dan membahagiakan dalam hubungan kita. Ia merupakan makanan pokok kehidupan, bahkan merupakan air dan udaranya. Bagaimana tidak, sedangkan ia merupakan asas wujudnya manusia secara total dan hubungannya dengan segala wujud, mulai dari mencintai Dzat yang menyebabkan segala sesuatu itu ada, yaitu Allah swt, Pencipta dan Pemberi rezeki. Bukankah kebaikan itu tidak lain harus dibalas dengan cinta dan kebaikan pula?”
(dikutip dari BUKU PINTAR NIKAH, Muhammad Nabil Kadzim Samudera belum terbit hehehe)

2 Responses to “Where is Your Love?”

  1. nopal says:

    tiap daun yang berguguran telah menjadi takdirNya dan itu adalah kuasaNya…percayalah bahwa setiap yang terjadi kepada kita…adalah yang TERBAIK buat kita…meski yang terbaik belum tentu yang terindah…
    he…he…he…=)

  2. astri femint says:

    cinta adalah ruh…..ketika kaki melangkah tanpa cinta kepada Ar Rahman, maka kaki seakan lumpuh layu….tanpa tujuan&jauh dari kata syukur….ketika cinta selalu dihati, kemanapun qt pergi, namaNya selalu mengisi denyut nadi, nafas dan selalu ingin menghampirinya, baik dalam suka&duka….dengan cinta, qt bisa memberikan yang terbaik untukNya…..

Leave a Reply