<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Tragedi Kusumodilagan</title>
	<atom:link href="http://blog.burhanshadiq.com/tragedi-kusumodilagan.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.burhanshadiq.com/tragedi-kusumodilagan.html</link>
	<description>Inspirasi Tiada Henti</description>
	<lastBuildDate>Mon, 30 Jan 2012 02:51:48 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
	<item>
		<title>By: Adif</title>
		<link>http://blog.burhanshadiq.com/tragedi-kusumodilagan.html/comment-page-1#comment-4054</link>
		<dc:creator>Adif</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Sep 2011 02:45:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.burhanshadiq.com/?p=357#comment-4054</guid>
		<description>Tindakan kemungkaran seperti mabuk2an, judi, dan sebagainya sebenarnya adalah ekses saja dari kesumpekan hidup masyarakat di daerah kumuh perkotaan. Sebenarnya masalah ini bisa diselesaikan secara baik2 tanpa perlu menggunakan aksi2 main hakim sendiri yang malah memperkeruh keadaan. Di Bandung sudah ada bukti bagaimana sebuah kampung dapat dibersihkan dari mabuk2an, judi, dsb tanpa harus ada razia anti-maksiat yang sering dilakukan sebagian kelompok yang mengatasnamakan Islam (Baca di: http://www.vhrmedia.com/Kisah-Kampung-Preman-kisah3042.html). Mereka yang sering razia itu seharusnya memikirkan solusi bagaimana mengatasi akar permasalahan yang terjadi. Kemungkaran tidak akan hilang dengan sweeping apalagi ceramah belaka ditambah lagi dengan sikap yang eksklusif. Pikirkan dan berikanlah solusi bagaimana memberdayakan masyarakat agar tidak terjebak ke dalam kemungkaran, bukan menghakimi mereka seenaknya!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Tindakan kemungkaran seperti mabuk2an, judi, dan sebagainya sebenarnya adalah ekses saja dari kesumpekan hidup masyarakat di daerah kumuh perkotaan. Sebenarnya masalah ini bisa diselesaikan secara baik2 tanpa perlu menggunakan aksi2 main hakim sendiri yang malah memperkeruh keadaan. Di Bandung sudah ada bukti bagaimana sebuah kampung dapat dibersihkan dari mabuk2an, judi, dsb tanpa harus ada razia anti-maksiat yang sering dilakukan sebagian kelompok yang mengatasnamakan Islam (Baca di: <a href="http://www.vhrmedia.com/Kisah-Kampung-Preman-kisah3042.html" rel="nofollow">http://www.vhrmedia.com/Kisah-Kampung-Preman-kisah3042.html</a>). Mereka yang sering razia itu seharusnya memikirkan solusi bagaimana mengatasi akar permasalahan yang terjadi. Kemungkaran tidak akan hilang dengan sweeping apalagi ceramah belaka ditambah lagi dengan sikap yang eksklusif. Pikirkan dan berikanlah solusi bagaimana memberdayakan masyarakat agar tidak terjebak ke dalam kemungkaran, bukan menghakimi mereka seenaknya!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: abdulah latiff</title>
		<link>http://blog.burhanshadiq.com/tragedi-kusumodilagan.html/comment-page-1#comment-3459</link>
		<dc:creator>abdulah latiff</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Dec 2009 08:49:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.burhanshadiq.com/?p=357#comment-3459</guid>
		<description>sisa sisa dari kejadian perlu di telaah lagi.
sudah 2 tahun lebih memang terjadi
ke iklasan para ikhwan selalu segarkan jangan melenceng dari syariah
ada yg melampiaskan unsur dendam pribadi 
sebarkan benih sadar bukan benih dendam
agar tidak tersesat hatinya 
benar benar ikhlas menjadi laskar islam
dan amalnya diterima</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sisa sisa dari kejadian perlu di telaah lagi.<br />
sudah 2 tahun lebih memang terjadi<br />
ke iklasan para ikhwan selalu segarkan jangan melenceng dari syariah<br />
ada yg melampiaskan unsur dendam pribadi<br />
sebarkan benih sadar bukan benih dendam<br />
agar tidak tersesat hatinya<br />
benar benar ikhlas menjadi laskar islam<br />
dan amalnya diterima</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: abu isya</title>
		<link>http://blog.burhanshadiq.com/tragedi-kusumodilagan.html/comment-page-1#comment-892</link>
		<dc:creator>abu isya</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Mar 2008 10:18:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.burhanshadiq.com/?p=357#comment-892</guid>
		<description>SEMOGA SAUDARA_SAUDARA SAYA YANG SAAT INI MENDAPAT COBAAN DARI ALLOH, DI MANAPUN BERADA.DIBERI KESABARAN YANG LUAR BIASA.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>SEMOGA SAUDARA_SAUDARA SAYA YANG SAAT INI MENDAPAT COBAAN DARI ALLOH, DI MANAPUN BERADA.DIBERI KESABARAN YANG LUAR BIASA.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: abu isya</title>
		<link>http://blog.burhanshadiq.com/tragedi-kusumodilagan.html/comment-page-1#comment-891</link>
		<dc:creator>abu isya</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Mar 2008 10:14:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.burhanshadiq.com/?p=357#comment-891</guid>
		<description>&lt;p&gt;afwan, ikut urun rembug. tragedi kusumodilagan menurut analisa saya memang didasari oleh sentimen ahlul bathil atas upaya-upaya para ikhwan memberangus segala bentuk kriminalitas yang melanggar syariat maupun hukum positif Indonesia disana.Perjudian, pesta miras, prostitusi dan lain sebagainya adalah pemandangan biasa bagi masyarakat kusumodilagan dan sekitarnya. Bagi yang masih punya hati akan miris dan muak melihat segala macam kemaksiatan dipertontonkan vulgar tanpa tedeng aling-aling.&lt;br /&gt;
Sudah sunnatullah, al-haq dan al-bathil akan terus berbenturan mencari eksistensi masing-masing.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sedikit cerita, ana selama satu (1) tahun lebih tinggal dikampung Semanggi. Jadi sedikit banyak memahami kharakter masyarakatntya. Al-hamdulillah, para ikhwan kita disana memiliki ghirah keislaman yang lumayan baik. Bagi yang takut dan tak punya nyali akan memilih diam atau mungkin berbaik-baik ria sembari mencari format dakwah yang &quot;pas&quot; (wallahu a&#039;laam). &lt;/p&gt;
&lt;p&gt; Sekitar Empat atau lima tahun silam, saya pernah mengikuti kegiatan amar ma&#039;ruf nahy munkar ini. Tepat basecampnya juga di masjid Muslimin. Waktu itu terjadi perjudian dijalan masuk sebuah masjid di Semanggi. Sebenarnya waktu itu, cara-cara santun selalu ditempuh-mulai mengajak dialog, ngobrol, pendekatan person-person, pendekatan dari lintas harakah dakwah dll. Dan terakhir memang show of force ditempuh. Habis, ternyata kebal juga telinga badak mereka, tidak mau mengindahkan. Kita nasihati &quot;jangan didekat masjid (syukur ditinggalkan itu judinya).Eh,... mereka ikutan show of force juga. Dan ternyata backing mereka.....luar biasa gendeng &quot;pake seragam&quot;. Dan saya pernah membuktikan itu. Setiap jalan berangkat kerja saya sering dihadiahi sindiran ala binatang berkaki, ancaman dan lain sebagainya. Alasannya sederhana karena saya dekat dan sering  dengan seseorang ikhwan.Bergidik juga bulu roma.&lt;br /&gt;
Hati kecil saya, saya memuji keberanian para ikwan disana. Dan terpenting lagi memang beberapa ikhwan kita sudah menjadi target(black list) jaaauh-jaaauh hari oleh para gali-gali itu, dan Mr. &quot;Pake seragam itu.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Intinya, kalau antum hidup dilingkungan maksiat seperti itu, apa yang kita tempuh?&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Fren, serba susah juga menghadapi hukum kita, coba pilih; kita mati terbunuh karena mempertahankan harga diri Islam atau &quot;terpaksa&#039;&#039;melukai/membunuh karena kita diserang? atau pilih yang ini, diem aja biar mereka menghabisi kita........&lt;/p&gt;

&lt;em&gt;
Luar biasa, terimakasih infonya...tetep semangat!&lt;/em&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>afwan, ikut urun rembug. tragedi kusumodilagan menurut analisa saya memang didasari oleh sentimen ahlul bathil atas upaya-upaya para ikhwan memberangus segala bentuk kriminalitas yang melanggar syariat maupun hukum positif Indonesia disana.Perjudian, pesta miras, prostitusi dan lain sebagainya adalah pemandangan biasa bagi masyarakat kusumodilagan dan sekitarnya. Bagi yang masih punya hati akan miris dan muak melihat segala macam kemaksiatan dipertontonkan vulgar tanpa tedeng aling-aling.<br />
Sudah sunnatullah, al-haq dan al-bathil akan terus berbenturan mencari eksistensi masing-masing.</p>
<p>Sedikit cerita, ana selama satu (1) tahun lebih tinggal dikampung Semanggi. Jadi sedikit banyak memahami kharakter masyarakatntya. Al-hamdulillah, para ikhwan kita disana memiliki ghirah keislaman yang lumayan baik. Bagi yang takut dan tak punya nyali akan memilih diam atau mungkin berbaik-baik ria sembari mencari format dakwah yang &#8220;pas&#8221; (wallahu a&#8217;laam). </p>
<p> Sekitar Empat atau lima tahun silam, saya pernah mengikuti kegiatan amar ma&#8217;ruf nahy munkar ini. Tepat basecampnya juga di masjid Muslimin. Waktu itu terjadi perjudian dijalan masuk sebuah masjid di Semanggi. Sebenarnya waktu itu, cara-cara santun selalu ditempuh-mulai mengajak dialog, ngobrol, pendekatan person-person, pendekatan dari lintas harakah dakwah dll. Dan terakhir memang show of force ditempuh. Habis, ternyata kebal juga telinga badak mereka, tidak mau mengindahkan. Kita nasihati &#8220;jangan didekat masjid (syukur ditinggalkan itu judinya).Eh,&#8230; mereka ikutan show of force juga. Dan ternyata backing mereka&#8230;..luar biasa gendeng &#8220;pake seragam&#8221;. Dan saya pernah membuktikan itu. Setiap jalan berangkat kerja saya sering dihadiahi sindiran ala binatang berkaki, ancaman dan lain sebagainya. Alasannya sederhana karena saya dekat dan sering  dengan seseorang ikhwan.Bergidik juga bulu roma.<br />
Hati kecil saya, saya memuji keberanian para ikwan disana. Dan terpenting lagi memang beberapa ikhwan kita sudah menjadi target(black list) jaaauh-jaaauh hari oleh para gali-gali itu, dan Mr. &#8220;Pake seragam itu.</p>
<p>Intinya, kalau antum hidup dilingkungan maksiat seperti itu, apa yang kita tempuh?</p>
<p>Fren, serba susah juga menghadapi hukum kita, coba pilih; kita mati terbunuh karena mempertahankan harga diri Islam atau &#8220;terpaksa&#8221;melukai/membunuh karena kita diserang? atau pilih yang ini, diem aja biar mereka menghabisi kita&#8230;&#8230;..</p>
<p><em><br />
Luar biasa, terimakasih infonya&#8230;tetep semangat!</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: nurussadad</title>
		<link>http://blog.burhanshadiq.com/tragedi-kusumodilagan.html/comment-page-1#comment-890</link>
		<dc:creator>nurussadad</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Mar 2008 04:14:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.burhanshadiq.com/?p=357#comment-890</guid>
		<description>&lt;p&gt;Kategorinya koq masuk artikel santai Pak??? Kayaknya masuk kategory laen..&lt;/p&gt;
&lt;em&gt;
iya mas, alhamdulillah sudah saya ganti. matur nuwun...&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kategorinya koq masuk artikel santai Pak??? Kayaknya masuk kategory laen..</p>
<p><em><br />
iya mas, alhamdulillah sudah saya ganti. matur nuwun&#8230;</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

