Ternyata Saya Nggak Bisa Ngebut!
Hahaha. Ijinkan saya menertawakan diri saya sendiri. Kali ini saya kecewa dengan diri saya. Target yang saya canangkan gagal lagi. Bulan yang bertajuk kesepian ini nampaknya tidak mudah ditaklukkan. Ia menyediakan ruang kosong, tapi memang benar-benar kosong. Saya tak mampu memanfaatkannya.
Awalnya saya berpikir, sendiri di rumah bisa sangat produktif. Tapi saya salah. Suara anak dan istri yang tak mengiringi nampaknya cukup mengganggu hati dan memperlambat ide tuk bereproduksi. Low batt, ga ada sinyal bahkan tidak ada jaringan. Kondisi ini tidak boleh dibiarkan. Harus ada maintenance rutin yang dijalankan. Misalnya pergi ke saudara jauh dan mencoba mencari sesuap ide di sana dan kemudian dikembangkan di rumah. Ini susah memang, tapi layak dicoba.
Di dalam kepala saya sudah ada beberapa ide buku yang menunggu eksekusi. Tapi nampaknya sang eksekutornya lagi jalan-jalan di sepanjang taman. Mencoba memulung sisa-sisa hati yang pernah ia tinggalkan. Tenang saja, saya yakin itu akan kembali normal. Otak kembali bergegas cemerlang, dan tangan serta badan bisa kembali segar.

Comments:2