Sebatas Cerita Senggang
Jun 7th, 2008 by burhanshadiq
Tadi malam, rencana jalan-jalan sama keluarga. Sebenarnya cuma ingin beli bensin di pom, tetapi seringkali momen seperti ini digunakan sebagai jalan-jalan. Naik motor mio warna hitam, atikah di depan berdiri, aku yang ndut, aisya dan ummahnya di belakang. Fuih, kebayang kan sesaknya. Hehehe. Tapi semuanya bisa dijalani kok.
Menyusuri jalanan kota Solo yang relatif masih longgar dan tidak disibukkan dengan kemacetan. Tiba-tiba Atika berontak. Hanya gara-gara dia ingin ganti memakai sandal. Dia meledak-ledak, teriak-teriak dan susah dikendalikan. Akhirnya kita berdua putuskan untuk kembali ke rumah. Atika dan aisya di rumah saja, dan jalan-jalan urung dilakukan. Pintu dikunci, Atika pun akhirnya asyik dengan belajarnya. Mewarnai dan menggambar. Kata ummahnya, atika dapat nila A plus plus ujian kemarin. Hehehe bikin seneng hati abahnya, meski baru sekolah playgroup.
Setelah selesai belajar, aku putuskan untuk kembali mengajak anak-anak keluar. Kali ini tidak ada berontak lagi, dan tidak ada rengek-rengek lagi. Rencana ingin membeli helm untuk teman, tetapi sayangnya toko helm sudah tutup. Akhirnya jalan lagi, ketemu toko olahraga. Beli shuttle cock untuk main badminton sama ummah. Ternyata harganya masih kayak dulu, 12000 dapet satu slop. Diteruskan ke daerah pasar kembang, beli susu segar SHI JACK. Nyam-nyam, perut kenyang kembali ke rumah kontrakan. Subhanallah, nikmat terindah!
