grass-746319

Hari ini masyarakat disibukkan dengan banyaknya anak usia ABG yang hilang karena facebook. Menurut saya, mereka tidak hilang, tetapi memang sengaja menghilang. Dari beberapa keterangan yang saya baca di media massa, mereka biasanya lari bersama kenalannya dan pergi ke tempat-tempat yang ingin mereka kunjungi. Parahnya lagi, gadis-gadis ini ada yang berani memberikan kegadisannya kepada teman barunya itu.

Fenomena ini tentu saja merupakan fenomena baru bagi para orang tua. Adanya facebook menembus batas-batas nyata yang ada di masyarakat kita. Untuk bertemu dan berkomunikasi antar dua insan, tak perlu lagi dengan mengetuk jendela rumah dan meminta dibukakan. Sekarang cukup dengan SMS, Chatting, Facebookan, semua bisa dilakukan.

Para remaja menjadi lebih agresif dari biasanya. Mereka menjadi lebih berani berbuat, dengan segudang rasa penasaran yang ada pada diri mereka. Mereka menjadi generasi-generasi yang secara psikologis dan psikis belum matang, tetapi memiliki keinginan-keinginan libido seksual yang besar.

Ada beberapa langkah yang perlu kita lakukan:

1. Dampingi remaja di masa pertumbungannya.

Mereka akan banyak bertanya dan banyak merasa. Mereka juga akan selalu mencoba untuk melakukan hal hal yang menantang. Maka dampingi mereka dengan pola pendampingan yang ramah tetapi tetap terkontrol.

2. Segera dekati mereka bila menunjukkan gelagat yang aneh

Gelagat yang aneh misalnya dia suka menyendiri di kamar, jarang bersosialisasi dengan ibu bapak, suka merenung dan pendiem sekali. Atau bahkan mulai punya kebiasaan pulang malam dengan alasan yang tidak jelas.

3. Bila di rumah ada koneksi internet, upayakan akses itu di tempat publik.

Misalnya di ruang tamu, atau di tampat dimana keluarga bisa berkumpul. Sebab di kamar kia sebagai orang tua todak mengetahui apa apa tentang aktivitas anak anak kita.

4. Sabar dan shalat

Ini yang tidak boleh dilupakan, shabarlah dalam mendidik mereka, dan gunakanlah shalat sebagai amalan yang bisa mendatangkan keberkahan hidup kita.

5. Serahkan pada Allah

Tugas kita memang hanya sebatas mendidik, sedangkan wilayah wilayah yang sangat privasi bagi dia memang tidak bisa kita akses. Beri kepercayaan kepada dia dan tetaplah berdoa.

Semoga Allah menjaga anak anak kita dan menggolongkan kita sebagai orang tua yang baik.

(Burhan Sodiq bisa dihubungi di 08121537768)

One Response to “Remaja Mengatasi Facebook”

  1. MrChie says:

    maaf titip link, karena untuk tugas kuliah rieval
    kalau mau dihapus, mohon setelah 2 bulan kedepan saja.

    terima kasih banyak…

Leave a Reply