Sumpah (Gwe Masih) Muda
No CommentsOctober 29, 2011 at 5:37 amCategory:Artikel Santai
Tulisan ini adalah intisari dari kalam remaja yang diadakan di rdsfmsolo kemarin sore jam 16 wib. Setiap jumat memang saya memberikan materi remaja di radio itu. Nah, kalau anda ingin tahu isinya apa, tulisan ini bisa menjadi sedikit gambaran cerita saya.
Sumpah pemuda menjadi momen pertumbuhan semangat di dada kawula muda. Meski sebenarnya sumpah yang diucapkan hanyalah simbol dari sebuah semangat ingin bersatu. Maka yang paling baik adalah kita bisa dapatkan semangat itu dengan mencoba mempersatukan elemen elemen kaum muslimin.
Kita sedih dan miris melihat kaum muslimin tidak bsia bersatu. Meski mereka bilang aqidahnya satu, tapi ternyata hatinya bisa berbeda beda. Susah sekali mempersatukan mereka pada satu kata. Semuanya pengen menang sendiri.
Islam harusnya menjadi bahasa pemersatu kita. Bahwa selama kita muslim dan mereka muslim, kita bakalan diikat oleh satu jalinan iman yang kuar mengakar. Meski saya di Indonesia dan Anda di luar negeri, bukan berarti semua hubungan islam ini akan hancur.
Semangat inilah yang akan menjadi cermin bagi kita. Sejauh mana kita mampu bersemangat pula mempersatukan ummat ini (baca Islam) Karena kita butuh remaja yang gaul tapi syar’i. Dia paham tentang dunia sebagai tempat tinggalnya. Tapi dia juga memahami agama yang diyakininya.



