Jul 7th, 2010 by burhanshadiq
Yang diselenggarakan di Pesantren Al Ikhlas Lamongan. Jawa Timur.
1. Enak, detail udah gitu digambarkan kehidupan sang penulis. Bagi yang ga bakat pun jadi tertarik pengen jadi penulis.
2. Enak, menarik, penjabarannya urut, kisah orang yang sukses dalam bidang tulis menulis dan banyaknya judul buku yang ditampilkan sehingga menjadi tantangan untuk menulis.
3. Enak didengar jadi ngga bosan dengerinnya, yang lebih semangat dalam menulisnya.
4. Asyik! Keinginan menjadi penulis yang sempat pupus kini muncul kembali. Ternyata ingin kirim-kirim naskah tak sesulit yang kita bayangkan.
5. Enakk Abiss…penyampaiannya, jadi tertarik neehh…
6. Pengen jadi penulis yang sukses juga nieh…detail dan ngga bosan penjabarannya…
7. Mudah dipahami. Santai (tidak tegang) lebih semangat lagi dalam membuat karya-karya yang lebih menarik.
8. Pertemuan sesi pertama biasa tapi sesi berikutnya luar biasa. Jadi terpacu untuk menulis.
9. Jadi pengen jadi penulis nih. Doakan ya tad.
10. Penjelasannya sudah membuat ana paham sehingga pengen jadi penulis. Doakan ya tadz.
11. Alhamdulillah cukup menarik plus tertarik untuk menulis. Enak, unik, jelas, lucu, ga bosenin soalnya ada sedikit iklan di sela sela keterangan.
12. Seru! Orangnya fair..so ngga bikin nervous…iri pengen bisa jadi penulis like him. Doain aje ya..thanks for your knowledge aboyt writing…
13. Mampu membuka jendela inspirasi bagi Ria. Agar lebih giat dan menseriusi dunia tulis menulis. Karena sungguh menulis adalah sebuah impian bagi ana. Jazakumullah.
14. Alhamdulillah inspirasi untuk menulis mulai ada. Penyampaiannya enak dan orangnya fair.
15. Alhamdulillah, apa yang telah ustad sampaikan menjadi motivator bagi saya, yang sejak dulu selalu ingin menjadi penulis. Mohon doanya ust!
16. Sangat enak disimak dan menarik. Jazakumullah.
17. Menarik ga bikin ngantuk.
18. Enak menarik dan ga bikin ngantuk, yang awalnya ga minat dunia menulis akhirnya tertarik juga nich…
19. Hiburannya kurang, biar ga terlalu tegang.
Anda juga bisa menyelenggarakan training penulisan yang sama, dengan jumlah murid sekitar 20 hingga 30 orang. Bila berminat bisa menghubungi saya di 08121537768. Atau menghubungi saya via email burhanshadiq@yahoo.com. Menulis itu mengasyikkan!
Posted in Artikel Santai | No Comments »
Jul 4th, 2010 by burhanshadiq

I wrote this book several months ago. I try to write it in order to bring a good atmosphere into our homes. We have so many relatives, so many friends, so many people, who loves Ramadan. They should be supported with a good motivation book. How to fulfill the amazing month wing a great du’a and good deeds. Hopefully this book can useful for all the readers.
Burhan Sodiq
Posted in Artikel Santai | No Comments »
Jul 4th, 2010 by burhanshadiq
Kayaknya baru kali ini saya bisa silaturahmi dengan public pecinta buku di Magelang. Berlokasi di toko buku Cahaya, saya ngobrol tentang buku saya IJINKAN AKU MENIKAH TANPA PACARAN. Konsep acaranya lumayan cozy karena pihak toko buku menyediakan camilan dan makanan ringan. Acara cukup seru karena banyak pula dari hadirin yang bertanya. Mulai dari keinginan menulis buku CHARACTER BUILDING based on QURAN sampai bagaimana bersikap tegas terhadap cowok.
Acara yang dimulai pukul 4 sore ini akhirnya berakhir saat adzan maghrib berkumandang. Setelah acara saya bertemu dengan seorang penulis TiongHoa yang memberi apresiasi pada acara ini. Karena menurutnya sekarang anak muda tidak begitu ngeh dengan buku. Mereka lebih suka memainkan hape daripada membaca buku. Sehingga dia sangat senang ada acara bincang buku seperti ini. Doakan ya pak, semoga saya selalu bisa berbagi dengan lebih banyak orang lagi.
Untuk ke Magelang saya harus naik motor Karisma saya. Berangkat dari Solo pukul setengah sebelas siang, melaju dengan kondisi accu soak. Terlebih lagi ternyata jalur Solo Magelang sangat padat dengan banyaknya bus dan kendaraan angkutan yang ingin menuju acara Mukmatar Muhammadiyah di Jogja. Daerah Muntilan juga macet total karena kanan kiri jalan sedang dilakukan pekerjaan penggalian. Setelah acara langsung pulang menembus hujan yang membasahi mantel. Dengan dua tas di pundak, satu isi laptop, satu lagi isi LCD proyektor. Hummzzz…Tapi hatinya senang. Semoga dibalas Allah dengan pahala yang besar. Amin.
Posted in Artikel Santai | No Comments »
Jun 29th, 2010 by burhanshadiq

Ada sebuah pertanyaan, kenapa ikhwan lebih pilih menikahi wanita awam tapi cantik, daripada akhwat tapi wajahnya biasa. katanya kalau pemahaman bisa diperbaiki, tapi kalau wajah kan susah. Humm, bener bener pokil. Eh pokil bahasa mana ya. hehehe Inilah salah satu indikasi memang ikhwan sekarang beda sama ikhwan jaman dulu. Mereka dulu ga begitu memedulikan penampilan, tetapi sekarang ihwan ihwan pada genit pisan euy…
Seharusnya yang menjadi patokan agamanya dulu. Lhah kalau agamanya bagus semua, kan nyari yg paling cantik mas..begitu jawabnya. Pinter kan ngelesnya. Kalau begini memang perlu ditanyakan niatnya sih. Hehehe. Sebenarnya mo cari model apa mo cari akhwat. Emm, akhwat tapi wajahnya kayak model mas. Halah… hehehe.
Apakah akhwat yg kayak model itu suka dengan ikhwan yang modelnya begini. (mengulang kata model). Dari sekian banyak ngobrol sama istri yang tidak seperti model, hehehe ternyata temen2nya yang cakep2 itu malah ngerasa risih kalau ketemu ikhwan yang taaruf malah suka nanya2 soal fisik. Itu emang dibolehin tapi kalo berlebihan kesannya kurang baik. Mereka bakalan lari sekenceng2nya kalau tahu ikhwannya memilihnya karena fisik doang. Humzzz…
Padahal kalau sudah berkeluarga, fisik itu urusan yang kesekian. Yang dibutuhkan adalah kecocokan dalam hidup, dialog, komunikasi, ngatasin masalah, dan mau berbagi dalam banyak hal. Fisik hanya sebagian kecil saja yang akan menguatkan hubungan kita. Artis2 itu kurang apa fisiknya, toh mereka banyak yang cerai juga.
Jadi fisik itu penting, tetapi bukan yang terpenting. Raihlah ridha Allah dengan banyak bersabar dan menerima kekurangan pasangan. Karena sungguh dalam amalan itu ada pahala yang sangat besar. See ya…
Posted in Artikel Santai | 7 Comments »
Jun 25th, 2010 by burhanshadiq
Oleh: Burhan Sodiq
Pergaulan kamu di masa remaja bisa saja mengundang rasa debar di dada. Apakah itu? Mungkin saja cinta! Tapi pertanyaannya apakah rasa itu harus diteruskan dengan pacaran? Hum, kayanya tidak melulu seperti itu deh. Masih ada cara yang lebih bagus dan lebih baik daripada membingkai rasa tertarikmu dalam bentuk pacaran.
Buku ini menawarkan sebuah alternatif pencerahan bagi kamu. Yaitu bagaimana menolak pacaran dan lebih memilih persahabatan. Persahabatan yang dimaksudpun lebih kepada persahabatan yang islami.
Karena kita orang Islam, maka sebaiknya kita mengikuti aturan pergaulan dalam Islam. Saat seorang lelaki berteman dengan seorang perempuan maka Islam mengatur dengan baik bagaimana seharusnya. Agar hubungan pertemanan itu tidak menjadi pacaran terselubung, atau bahkan malah teman tapi mesra. Sehingga batas teman itu menjadi jelas, sejelas warna putih di siang hari.
Mengutip Ustdz. Dra. Herlini Amran, MA., Tarbiyah Akhwat. Majalah Al-Izzah Edisi 12 Th.1/Juli 2004 disebutkan bahwa Diantara ketentuan hukum yang berkenaan dengan hubungan terhadap lawan jenis antara lain adalah :
Pertama, Perintah untuk menjaga pandangan. Allah Swt berfirman : Katakanlah kepada laki-laki yang mukmin, hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya. Sikap demikian adalah lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah Maha Tahu atas apa yang mereka perbuat. Katakanlah kepada wanita mukmin, hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya. (QS An-Nur : 30-31).
Apapun agenda dakwah yang hendak kita lakukan, pandangan terhadap lawan jenis tetap harus dijaga, bukan berarti kita tidak melihat lawan jenis sama sekali, namun menjaga mata agar tidak saling menatap, sebab tatapan mata yang berlama-lama dapat mempengaruhi perasaan sehingga syaitan sangat leluasa menggoda. Rukhshoh hanya diberikan kepada mereka yang terlibat dalam proses belajar mengajar, transaksi jual beli, memberikan kesaksian, berobat dan saat khitbah.
Kedua, Islam telah memerintahkan kepada kaum wanita untuk mengenakan pakaian secara sempurna. Yakni pakaian yang menutup seluruh tubuhnya kecuali wajah dan telapak tangan. (QS Al-Ahzab: 59). Adapun bentuk dan model pakaian tidaklah termasuk urusan ibadah murni tetapi termasuk aspek muamalah yang illat dan ketentuan hukumnya berporos pada maksud dan tujuan syariat (sebagaimana yang diungkapkan Prof. Abdul Halim dalam Tahrirul Mar’ahnya).
Oleh sebab itu, bagaimanapun bentuk dan model pakaian asalkan dapat menutup aurat dengan memenuhi kriteria dan persyaratan yang ditetapkan syariat, sesuai dengan kondisi iklim dan pada sisi lain memudahkan wanita bergerak, maka dapat diterima oleh syar’i. Kriteria dan persyaratan itu antara lain menutupi seluruh tubuh kecuali wajah dan kedua telapak dan punggung tangan, longgar, tidak ketat dan tidak transparan, serta serasi dan tidak mencolok.
Ketiga, Islam melarang pria dan wanita untuk berkhalwat (berdua-duaan) , kecuali wanita itu disertai mahramnya. Rasulullah Saw bersabda : Tidak dibolehkan seorang pria dan wanita berkhalwat, kecuali wanita itu disertai mahramnya.
Keempat, Islam sangat menjaga agar dalam kehidupan khusus hendaknya jamaah (komunitas) kaum wanita terpisah dari jamaah kaum pria; begitu juga di dalam masjid, sekolah, dan lain sebagainya. Paling tidak jangan sampai terjadi pembauran (ikhtilat), sekalipun dalam urusan dakwah. Pengaturan dan penjagaan shaf ikhwan dan akhwat baik dalam berdemo atau kegiatan lainnya perlu di tata kembali. Ikhtilat ini sangat banyak terjadi dalam kehidupan bermasyarakat seperti di dalam kendaraan umum, di pasar, dllnya. Menurut Dr. Abdul Karim Zaidan hal seperti ini dikategorikan sebagai bentuk dhorurat, selama kita memang belum mampu mengubahnya, namun apabila kita bisa mengaturnya, maka hukum dharurat tidak berlaku lagi.
Demikian antara lain sebagian kecil dari sekian banyak rambu-rambu yang telah diatur Islam dalam pergaulan. Dakwah sudah menyebar, pergaulan sudah semakin luas, namun kita sebagai kader dakwah hendaknya tetap menjaga asholah dakwah dengan menjunjung tinggi nilai-nilai Islam.
Posted in Artikel Santai | No Comments »