Oleh-Oleh Bedah Buku di Jogja
Mar 22nd, 2008 by burhanshadiq
Pagi menjelang sudah direpotkan dengan persiapan bedah buku ke Jogja. Dianter istri dengan mengendara sepeda motor ke halte Kerten. Duduk sebentar sebuah bus bumel Jogja Solo datang menghampiri. Mencari kursi yang masih kosong saya duduk memandang arah jendela. Fuih, badan terasa capek, sisa perjalanan Wonogiri masih menggelayuti tubuh. Pagi ini saya harus sampai Jogja sebelum jam 8. Saya hanyut dengan suasana bus. Sempat terlelap, meski bisingnya pengamen begitu menyengat telinga. Kantuk saya lebih hebat menyerang. Zzz…sampailah akhirnya di terminal bus Giwangan.
Menunggu di mushala terminal, ambil air wudhu mengusir rasa kantuk yang belum hilang. Fuih, segernya saat air dari kran membasuh muka hitem saya. Byurr…Kesadaran kembali ke awal. Saya sms panitia, “Ga ada yang jemput?” Ga ada semenit seorang ikhwan menelpon saya, bertanya saya dimana posisinya. Dalam sekejab beliau sudah di depan masjid siap dengan motor dan helmnya buat mengantar saya.
Akhirnya singkat cerita, sampailah saya di masjid balaikota Jogja. Saya ngisi acara pesantren remaja se Jogja, dan semua peserta akhwat. Belum-belum mereka meminta saya untuk menyampaikan materi sedikit saja, dan jam 10 harus sudah selesai. Ya sudah saya manut. Saya cuman mengisi sedikit saja, dan pas jam 10 acara saya sudahi. Eh tenyata mereka malah protes, “Ayo pak, dilanjutkan lagi 30 menit lagi.” Weksss…
Tapi saya ini tipe lelaki setia. Kalau mintanya jam 10 ya jam 10 tidak ada revisi. Dan saya pun pulang naik bus patas surabaya. Di bawah hembusan AC, saya mengisi perut dengan snack dan nasi kardus yang diberikan panitia. Langsung terlelap, tidur lagi. Sampai di sebelah timur Goro Assalam, Istri dan anak saya yang kecil sudah menunggu. Kami pulang dan syukur alhamdulillah semuanya berjalan lancar.

khan sambil saya temani sebentar bang…
:D
moso’ lali..