Sabtu pagi kudu ngebut dan persiapkan diri. Mengisi acara bedah buku mahasiswa kedokteran UMS, katanya yang akan datang lebih dari 500 orang. Sayangnya, buku Ya Allah Aku Jatuh Cinta, habis! Sehingga tidak bisa dinikmati dan disajikan sebagai menu utama. Besuk di masjid Fadlurahman UMS, pukul 7 sampai 9 pagi. Wait me on there!

Siangnya ada acara Muslimah Writers Wanna Be. Tapi saya liburkan, karena alasan beberapa hal.

Sorenya, masih di hari yang sama, Sabtu. Diundang para ustad, bicara tentang USTAD NULIS BUKU. Saya pikir ini kesempatan bagus untuk diskusi, tentang banyak hal. Rencana sampe hampir maghrib. Bahan sudah dipersiapkan, tinggal melaju dengan kecepatan maksimal.

Hari ahadnya tanggal 9 Maret 2008, nyelonong ke Purwantoro. Sebuah negeri nun jauh di sana, yang tertarik ingin membedah buku saya, Ya Allah Aku Jatuh Cinta. Rencananya saya mau naik bus saja. Awalnya mau dijemput pake motor, tapi setelah tanya-tanya, ternyata jaraknya jauh sekali. Kata tetangga, “Sini Cilacap lah…” Padahal cilacap saya juga belum tahu. Hahaha.

Sorenya, rencananya ngejemput 3 diva, perempuan-perempuan cantik penyejuk mata. Naik SANCAKA sore, biasanya sepi. Tapi kalau hari ahad, ga tahu sepi atau ndak. Perjalanan 5 jam duduk manis sembari menikmati sore yang syahdu. Memandang sawah yang hijau dan menguning. Pak tani yang sibuk mengolah padi. Dan jejaring hidup perkotaan yang mengikis sendi moralitas dan keprihatinan. Senin sore balik dari SBY, menuju Solo kota yang tercinta.

Leave a Reply