Menjadi Milioner

Seorang milioner Amerika menceritakan kepada temannya tentang kisah awal mula dirinya hingga menjadi seorang milioner yang terkenal. Milioner itu berkata, “Pertama kali ketika saya memulai usaha, saya adalah seorang miskin yang tidak memiliki apa-apa kecuali memiliki uang dua dolar saja, uang tersebut saya gunakan untuk membeli dua buah apel, sesampai di rumah apel tersebut saya cuci bersama istri saya hingga warnanya mengkilap sekali, kemudian apel tersebut kami jual seharga empat dolar.

Kemudian uang yang empat dolar tersebut kami belikan empat buah apel, lalu kami cuci hingga mengkilap seperti kaca, kemudian apel tersebut kami jual seharga enam belas dolar, pada saat itulah paman saya yang bernama John meninggal dunia dan meninggalkan warisan untuk saya sebesar tiga puluh juta dolar Amerika Serikat.”

Humor Segar, M Abdullah Khairuddin
Samudera Publisher, Cet. 1, November 2005

3 Responses to “Menjadi Milioner”

  1. uuk says:

    Ah tenane… ngapusi ki mesti…

  2. burhanshadiq says:

    lhah jenenge humor kang uuk…

  3. Anas says:

    Jane ya rodo lucu mas, tapi kurang lucu. Opo selerane wong iku beda ya ? Nek lucu ne akeh-akehe wong kadhang mung nggon sing saru thok sih.

Leave a Reply