Beda Salaf dengan Salafy
Hari ini tadi saya membuka pagi dengan nongkrong di kursi plastik. Barengan sama anak desain, redaksi dan seorang asisten setia saya. Obrolannya lucu-lucu saja, tentang bagaimana persiapan naskah bulan depan. Alhamdulillah, ternyata naskah buku on the way, semuanya lancar seperti proses yang tengah dirancang. Saya senyum sepanjang pertemuan.

Topik beralih. Kali ini tentang promo menyambut buku luar biasa “BEDA SALAF dengan SALAFY”. Buku ini dari judulnya saja sudah bikin orang penasaran. Nah, sekarang mikirnya adalah bagaimana ngerubah orang yang cuman sekedar penasaran tadi, menjadi kepengen beli, trus akhirnya beli!

Lha kalau yang beli cuma satu tidak begitu berpengaruh. Tapi kalau satu, dua dan semuanya bawa temen masing-masing 10 ribu orang, tentunya bisa cetak lagi dan lagi. Oleh karena itu, perlu dipromokan. Perlu dikampanyekan, diiklankan dan disebarkan kepada banyak orang. Nah, akhir bulan ini mau ada event SOLO ISLAMIC BOOK FAIR. Siapa tahu, Allah punya rencana bikin buku itu laris manis dan memeriahkan suasana!

10 Responses to “Mengkampanyekan Buku Beda Salaf dengan Salafy”

  1. iwan permana says:

    sebaiknya antum baca dulu bantahannya di majalah al furqon maka antum akan tahu kacaunya isi buku ini

  2. fani rosani says:

    jadi,,,
    buku ini kacau?
    Allohu Akbar, bahkan saya sudah belikan ke seorang saudara..

  3. betul says:

    ya buku ini sangat kacau
    Allah musta’an

  4. Hanif says:

    Assalamu’alaikum
    Masya Allah. Buku tersebut telah dijawab oleh Ustadz Abdul Qodir Abu Fa’izah Al-Atsari dalam bukunya yang berjudul Beda Salafi dengan Hizbi; Memang Beda, Kenapa Sama?
    Masya Allah, bagusnya buku jawaban tersebut.
    http://toobagus.com/buku/beda-salafi-dengan-hizbi-edisi-revisi/

  5. andy says:

    hui ha ha ha haaaaaa,,,,,,EMANG BEDA SALAF SAMA SALAFI
    siapa yang bilang sama?? so what ? gak ada yang istimewa di buku ini cuma analisis yang tidak di imbangi dengan kapasitas ilmu yang mumpuni..

  6. anung says:

    buku bagus membawa pamahaman ku jadi lebih fres bagaimana nyalaf yang sebernanya

  7. abu usamah says:

    saya setuju denga ust burhan! memang kedok salafi yang sekarang ini mulai terbuka harus kita buka panjang lebar.saya dah baca majlah al furqon dan bantahanya sangat basi..seperti anak TK bisanya hanya menhujat…saya dah tahu isi buku beda salfi dan hisbi tapi buku ini terasa banget kalau buku ini di tulis dangan semangat dendam dan iri seakan akan takut kalo boroknya terkuak sehingga baunya merebak kemana mana…..al furqon dan as syriah aja gak akur..ust zainal abidin dan ust abdurahman juga gak akur….ust as sewed dan ust faiz…hayo…..padahal sama sama ngaku slafi tapi gak akur.kenapa coba?karena…mereka oyok oyokan pingin jadi yang pling salafi….maka baca tulisan ust burhan yang masalah amal…
    ust burhan…maju terus…omong omong ust dah pernah di cap jadi kwrid lom?he…biarin aje…dasar anak anak..gak punya kejaann

  8. mifta khoir says:

    buku yg bagus untuk di baca oleh orng2 yg menyebut diri mereka SALAFY tp jauh dari aklaq SALAF

  9. irvan says:

    beda salaf dengan salafy,,,
    sebaiknya baca dulu bukunya, saya sudah membacanya can buku ini sangat penting, mengenal salafy yg sebenarnya, sebaiknya seorang muslim membaca buku ini biar tau tenrang islam yang benar

  10. ayub says:

    udah…enakan baca buku tips trik bisnis online ajah kerja tambah semangat, dari pada baca buku2 yang menimbulkan ketegangan yg pada akhir saling caci maki sesama muslim. ingat…! hanya Alloh SWT yang tahu siapa yang mulia di antara kita. Nau’udzu billah Mindzalik saya gak bakal ingin terlibat dgn kelompok Islam manapun yang menanamkan permusuhan dan kebencian sesama Muslim.

Leave a Reply