<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BURHANSHADIQ</title>
	<atom:link href="http://blog.burhanshadiq.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.burhanshadiq.com</link>
	<description>Inspirasi Tiada Henti</description>
	<lastBuildDate>Wed, 17 Mar 2010 08:38:53 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.3</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Secuil Cerita dari Jogja</title>
		<link>http://blog.burhanshadiq.com/2010/03/17/secuil-cerita-dari-jogja/</link>
		<comments>http://blog.burhanshadiq.com/2010/03/17/secuil-cerita-dari-jogja/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Mar 2010 08:38:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>burhanshadiq</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Santai]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.burhanshadiq.com/?p=1161</guid>
		<description><![CDATA[Ahad lalu saya ke Jogja, bareng sama istri dan dua buah hati tercintah. Berpramek ria kita menuju UIN SUNAN KALIJAGA untuk mempertanggungjawabkan buku saya, KARENA CINTA HARUS MEMILIH. Wow, animonya luar biasa. Gedung teatrikal fakultas dakwah penuh oleh para muslimah. Hanya saya dan ustad Fatan Fantastic yang menjadi pria di ruangan itu. Acaranya pun relatif [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ahad lalu saya ke Jogja, bareng sama istri dan dua buah hati tercintah. Berpramek ria kita menuju UIN SUNAN KALIJAGA untuk mempertanggungjawabkan buku saya, KARENA CINTA HARUS MEMILIH. Wow, animonya luar biasa. Gedung teatrikal fakultas dakwah penuh oleh para muslimah. Hanya saya dan ustad Fatan Fantastic yang menjadi pria di ruangan itu. Acaranya pun relatif seru dan bermanfaat &#8211;insya Allah&#8211;bagi para pengunjung.</p>
<p>Setelah acara selesai, qadarullah anak saya jatuh dari tangga. &#8220;Brukkk!&#8221; Dia pun menangis sekencang-kencangnya. Garis matanya memerah lebam karena mencium lantai yang putih krem itu. Wal hasil dia merasa pusing dan nangis terus. Saya pun menggendongnya hingga ke jalan utama. Sesampainya di sana, saya menghentikan taksi xenia. Kita berempat masuk dan menuju Lempuyangan.</p>
<p>Sejurus kemudian, dia muntah! Baju dan celana saya menjadi korban. Hehehe. Supir taksi marah-marah. Yah namanya juga muntah pak. Kan ga sengaja hehehe. Trus akhirnya nego pun dilancarkan. Ya sudah pak, ke Solo langsung saja ya. berapa pak? Dia menjawab 200 ribu saja. Yah gapapalah. Bismillah!</p>
<p>Perjalanan lumayan lancar, tetapi perut keroncongan. Kita terus melaju membelah jalanan Yogya Solo. Sebuah keinginan terlewatkan, TAHU BAKSO JOGJA yang berada di pinggir jalan lepas dari janti Jogja itu. Yah terlewat deh.  Sampai di hampir prambanan, mba tika kembali muntah. Akhirnya saya pun merelakan baju saya yang bersimbah itu hehehe.</p>
<p>Tak terasa sampai di Solo jam setengah dua siang. Perjalanan ini benar-benar mengesankan. Maksudnya ga bakalan dilupakan. Makasih buat temen panitian AESHA jogja dan ustad Fatan Fantastic, mas Dodik Brownis dan mas Mujahid. Semoga amal kita semua dicatat oleh Allah.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.burhanshadiq.com/2010/03/17/secuil-cerita-dari-jogja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Secuil Cerita Dari Purwokerto</title>
		<link>http://blog.burhanshadiq.com/2010/03/15/secuil-cerita-dari-purwokerto/</link>
		<comments>http://blog.burhanshadiq.com/2010/03/15/secuil-cerita-dari-purwokerto/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Mar 2010 15:13:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>burhanshadiq</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Santai]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.burhanshadiq.com/2010/03/15/secuil-cerita-dari-purwokerto/</guid>
		<description><![CDATA[Sudah pernah ke Purwokerto belom? Saya sarankan kalau dari Solo mending anda menggunakan bus menuju JOGJA dahulu. Untuk kemudian beralih ke bus jurusan Purwokerto. Anda bisa memilih bus EFISIENSI. Tarifnya sekitar 40 ribu rupiah. Jadi kalo ditotal dari SOLO menggunakan bus BUMEL, mungkin sekitar 9000 an. Tapi kalau Anda make bus SUMBER KENCONO yang wussshh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah pernah ke Purwokerto belom? Saya sarankan kalau dari Solo mending anda menggunakan bus menuju JOGJA dahulu. Untuk kemudian beralih ke bus jurusan Purwokerto. Anda bisa memilih bus EFISIENSI. Tarifnya sekitar 40 ribu rupiah. Jadi kalo ditotal dari SOLO menggunakan bus BUMEL, mungkin sekitar 9000 an. Tapi kalau Anda make bus SUMBER KENCONO yang wussshh itu mungkin hanya 7000 saja. Silakan pilih mau yang mana.</p>
<p>Tapi Sabtu lalu, saya malah memilih menggunakan jasa JOGLOSEMAR. Kalau armada ini perbedaannya dia relatif santai dan tidak tergesa-gesa. Dari Solo biasanya jam 10 pagi, dan sampai Jogja pukul 12, siang ganti dengan minibus menuju Purwokerto. Bedanya armada ini menempuh jalur utara yaitu melalui Wonosobo, Dieng dan Banjarnegara. Tapi kalau bus Efisiensi bisa menempuh jalur selatan yang lebih pendek dan lebih cepat melalui Wates, Kulonprogo, Kebumen, Gombong. Bila Anda menggunakan JOGLOSEMAR tarif yang harus anda siapkan adalan 74 ribu rupiah. Anda akan mendapatkan snack dua kali. Hanya saja saat perjalanan SOLO JOGJA lumayan mengganggu karena armada yang digunakan GRAND MAX yang berbunyi gluduk gluduk itu.</p>
<p>Sayangnya perjalanan saya ke Purwokerto hanya sesaat saja. Ngisi materi bedah buku di pagi hingga siang hari, kemudian langsung pulang di siang harinya. Sehingga keindahan kota ini mungkin belum sempet saya alami. Hehehe. Smoga lain kali bisa berkunjung lagi.</p>
<p>Tapi saya sangat terkesan dengan keindahan pemandangan Wonosobo. Terutama saat transit makan di KLEDUNG yang menyajikan mie kocok atau apa gitu namanya. Sekaligus tempe kemul yang rasanya tiada duanya. </p>
<p>Saya juga terkesan dengan anak muda Purwokerto yang antusias mengikuti bedah buku saya kemarin. Lumayan banyak yang hadir, mungkin ada sekitar 300 an orang. Ya Allah, terimalah amal saya ini. Amin.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.burhanshadiq.com/2010/03/15/secuil-cerita-dari-purwokerto/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>CBSA Buk!(Cinta Bersemi Sesama Aktivis PESBUK!)</title>
		<link>http://blog.burhanshadiq.com/2010/03/05/cbsa-bukcinta-bersemi-sesama-aktivis-pesbuk/</link>
		<comments>http://blog.burhanshadiq.com/2010/03/05/cbsa-bukcinta-bersemi-sesama-aktivis-pesbuk/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Mar 2010 19:57:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>burhanshadiq</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Santai]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.burhanshadiq.com/2010/03/05/cbsa-bukcinta-bersemi-sesama-aktivis-pesbuk/</guid>
		<description><![CDATA[
Oleh Burhan Sodiq
Sependek yang saya paham, &#8220;taaruf&#8221; itu harus dengan perantara. Ada ustad or ustazah yang akan menjadi penengah dari sebuah perkenalan menuju pernikahan. Kenapa ini perlu? Karena dialah nanti yang akan mengendalikan taaruf agar selalu berada dalam koridor yang diperbolehkan. Pihak ikhwan or akhwat bisa dengan tenang bertaaruf tanpa takut terungkap ke publik. Karena [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://blog.burhanshadiq.com/wp-content/uploads/2010/03/butterfly-1-300x227.jpg" alt="butterfly-1" title="butterfly-1" width="300" height="227" class="alignnone size-medium wp-image-1158" /><br />
Oleh Burhan Sodiq<br />
Sependek yang saya paham, &#8220;taaruf&#8221; itu harus dengan perantara. Ada ustad or ustazah yang akan menjadi penengah dari sebuah perkenalan menuju pernikahan. Kenapa ini perlu? Karena dialah nanti yang akan mengendalikan taaruf agar selalu berada dalam koridor yang diperbolehkan. Pihak ikhwan or akhwat bisa dengan tenang bertaaruf tanpa takut terungkap ke publik. Karena taaruf adalah ranah privasi, bukan ranah publik yang boleh begitu saja dishare di tempat umum. Dia pulalah yang nanti akan mencoba membantu bila ada halangan atau hambatan menuju jenjang pernikahan.</p>
<p>Tetapi sekarang nampaknya fenomena taaruf ini mulai bergeser ke arah yang cenderung tanpa aturan. Sadis ya bahasanya. Tapi begitulah adanya. Munculnya situs-situs jejaring sosial, termasuk juga FB ini, seringkali digunakan sebagai ajang untuk taaruf. Akibatnya, banyak orang tertipu dengan taaruf model cyber ini. Selain karena tanpa perantara ustad or ustadzah, data yang ditunjukkan juga seringkali tidak sama dengan aslinya.</p>
<p>Seorang ikhwan bisa saja melanglang buana menebar proposal taaruf kepada id FB yang menurutnya akhwat shalihah mujahidah mutiah dan jamilah. Semuanya dengan dalih taaruf menuju jenjang pernikahan. Akhwatnya mungkin akan dengan legawa memberi harapan, karena dia pikir ini sebuah taaruf yang disyariatkan. Tetapi ternyata ikhwan itu hanya sekedar melakukan penjajagan dan penjajagan. Layaknya pedekate yang dianggap halal oleh mereka berdua. Hingga akhirnya si ikhwan memutuskan meninggalkan taaruf karena merasa sudah mendapat id FB lainnya yang lebih menarik.<br />
Gigit jarilah si akhwat karena merasa sudah menaruh hati, tapi dengan mudahnya ditinggal pergi tanpa alasan yang jelas. Lalu, kemana akhwat ini harus mengadu? Bukankan memang mereka sengaja tidak menggunakan perantara?</p>
<p>Nah, notes ini hanya ingin memberikan sedikit peringatan dan masukan kepada para akhwat dan ikhwan. Bertaaruflah yang gentle dengan menggunakan perantara ustad dan ustadzah yang sudah menikah dan dapat dipercaya. Jangan bertaaruf secara mandiri, karena selain itu tidak akan mendatangkan kemaslahatan, resikonya pun besar. karena Id FB juga bukan jaminan. Foto yang dipasang juga bukan pasti dia, namanya pun kadang-kadang hanya menggunakan nama samaran. Kebanyang kan betapa jengkelnya, kalau taaruf sama orang yang ngakunya akhwat setelah ketemu ternyata ikhwan?</p>
<p>So, bagi temen temen yang sekarang sedang menjadi CINTA BERSEMI SESAMA AKTIVIS FACEBOOK (CBSA Buk!), silakan dicek ulang, apakah taaruf kalian sudah semestinya, ataukah memang harus dievaluasi lagi. :) Taaruflah yang gentle, dengan diperantarai seorang yang bisa kalian percaya untuk menjaga jangan sampai taaruf kalian justru akan menjadi ajang pacaran islami. Naudzubillah&#8230;:)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.burhanshadiq.com/2010/03/05/cbsa-bukcinta-bersemi-sesama-aktivis-pesbuk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bisnis itu Kudu Dimulai</title>
		<link>http://blog.burhanshadiq.com/2010/03/04/bisnis-itu-kudu-dimulai/</link>
		<comments>http://blog.burhanshadiq.com/2010/03/04/bisnis-itu-kudu-dimulai/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Mar 2010 18:34:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>burhanshadiq</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Santai]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.burhanshadiq.com/?p=1153</guid>
		<description><![CDATA[
Bisnis itu asyik. Tadi saya didatangi dua orang teman BMT. Kita diskusi masalah mengelola perusahaan penerbitan. Asyik, karena saya dapat ilmu baru bagaimana manajemen yang baik. Dan kesimpulannya, saya kudu nambah modal untuk perusahaan saya. Adakah yang tertarik ya? Sebuah perusahaan baru, sekup kecil baru setahun berdiri juga. Kalau ada yang mau hubungi saya ya. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-medium wp-image-1156" title="14231_1168413334134_1341986538_30451726_6979789_n" src="http://blog.burhanshadiq.com/wp-content/uploads/2010/03/14231_1168413334134_1341986538_30451726_6979789_n-300x251.jpg" alt="14231_1168413334134_1341986538_30451726_6979789_n" width="300" height="251" /></p>
<p>Bisnis itu asyik. Tadi saya didatangi dua orang teman BMT. Kita diskusi masalah mengelola perusahaan penerbitan. Asyik, karena saya dapat ilmu baru bagaimana manajemen yang baik. Dan kesimpulannya, saya kudu nambah modal untuk perusahaan saya. Adakah yang tertarik ya? Sebuah perusahaan baru, sekup kecil baru setahun berdiri juga. Kalau ada yang mau hubungi saya ya. Nanti masalah yang lain bisa diobrolkan. Kok malah promosi ya.</p>
<p>Rasanya mungkin kayak tidak percaya bisa membangun usaha. Kalau ingat dahulu jadi karyawan yang serba gemes. Karena hanya bisa disuruh dan mentaati pak bos. Kini harus mikir sendiri apa apa nya. Tapi alhamdulillah ada partner yang baik hati. Jadi segalanya dihadapi bersama-sama. Susah senang pokonya bareng-bareng. INilah bagian dari yang harus dijadikan kekuatan hati. Agar segala masalah bisa teratasi.</p>
<p>Usaha memang harus diawali. Kalau selalu menunggu, kita akan selalu ragu. Meski kadang jatuh, tapi lakukan yang terbaik. Ikhtiyar sampe maksimal. Semoga Allah menurunkan pertolongan dan kemudahan. Inilah yang kita butuhkan. Kita bisa belajar apa yang tidak kita tahu. Kita juga bisa bertanya pada orang-orang yang sudah duluan memulai bisnisnya. Intinya mau bertanya dan mau belajar.</p>
<p>Satu hal yang urgent juga adalah, cobalah mencari partner yang amanah. Pelajari cara bicaranya, cara ngomongnya, cara sikap tubuhnya dan komitmen selama ini. Bagaimana saat berjanji, saat ngomong, apakah selalu menghianati dan berbohong ataukah baik baik saja. Karena Good Partnet is very essensial!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.burhanshadiq.com/2010/03/04/bisnis-itu-kudu-dimulai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>You Are What You Write On Your Status ^_^</title>
		<link>http://blog.burhanshadiq.com/2010/03/03/you-are-what-you-write-on-your-status-_/</link>
		<comments>http://blog.burhanshadiq.com/2010/03/03/you-are-what-you-write-on-your-status-_/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Mar 2010 08:42:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>burhanshadiq</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Santai]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.burhanshadiq.com/2010/03/03/you-are-what-you-write-on-your-status-_/</guid>
		<description><![CDATA[
Suatu pagi, Si fulan bangun kesiangan. Dia tidak segera pergi wudhu, tapi dia mencari hapenya dan menulis status fb. &#8220;Waduh kesiangan nih!&#8221; Setelah shalat subuh jam 6 pagi, dia merasa perutnya lapar. &#8220;Waduh, lapar banget perutku, mana ga ada makanan lagi!&#8221; Kemudian dia bersiap berangkat ke sekolah, tapi kali ini naas yang terjadi, air pam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://blog.burhanshadiq.com/wp-content/uploads/2010/03/prayer21-300x225.jpg" alt="prayer2" title="prayer2" width="300" height="225" class="alignnone size-medium wp-image-1151" /><br />
Suatu pagi, Si fulan bangun kesiangan. Dia tidak segera pergi wudhu, tapi dia mencari hapenya dan menulis status fb. &#8220;Waduh kesiangan nih!&#8221; Setelah shalat subuh jam 6 pagi, dia merasa perutnya lapar. &#8220;Waduh, lapar banget perutku, mana ga ada makanan lagi!&#8221; Kemudian dia bersiap berangkat ke sekolah, tapi kali ini naas yang terjadi, air pam mati. Dia ambil henpon dan menulis lagi.&#8221; Mau mandi, air pake mati lagi. Apes bener&#8230;&#8221; Akhirnya dia hanya gosok gigi.</p>
<p>Sesampai sekolah dia segera duduk mengikuti pelajaran pertama. Gurunya membosankan, cara ngajarnya tidak enak dan tidak bisa dinikmati. Dia ambil henpon di sakunya, dan ditulis &#8220;Ada guru yang lebih asyik ga sih?&#8221; Sampai siang dia masih di kelas. Bahkan saking khusuknya dia mengantuk. Tapi sebelum tidur di kelas, tak lupa dia tulis lagi, &#8220;Wah ngantuk banget. Bobok dulu ya&#8230;&#8221;</p>
<p>Bel sekolah sudah berdentang. Waktunya pulang. Saat menstarter motor energinya terlalu bersemangat. Engkel motornya copot. Tapi sebelum dia benerin tuh engkel, dia ambil dulu henponnya, &#8220;Giliran mo pulang, engkel copot alamak!&#8221; Setelah beres, dia melaju kencang di jalan. Pas di tempat sepi, bensin dia habis. &#8220;Hari yg aneh dari tadi apes melulu. Help me bensin habis.&#8221; Ternyata sampe sore tak ada satupun yang membaca statusnya. dia akhirnya menuntun sepeda motornya hingga sampe rumah, karena uang di dompetnya sudah habis untuk beli pulsa.</p>
<p>Si fulan itu mungkin merupakan potret kita hari ini. Menjadi sosok facebook prayer yang sangat kecanduan dengan menulis status tentang diri kita sehari-hari. kadang temen yang membaca status kita berucap, ih beginian ditulis jadi status. Kita adalah status kita. Kurangi keluh kesah, kurangi status yang tidak bermanfaat dan jadikan fesbuk sebagai alat untuk menebar kebaikan dan memompa semangat saudara kita lainnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.burhanshadiq.com/2010/03/03/you-are-what-you-write-on-your-status-_/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kunjungan Obama, dan Mudahnya Kita Lupa Siapa Amerika</title>
		<link>http://blog.burhanshadiq.com/2010/03/03/kunjungan-obama-dan-mudahnya-kita-lupa-siapa-amerika/</link>
		<comments>http://blog.burhanshadiq.com/2010/03/03/kunjungan-obama-dan-mudahnya-kita-lupa-siapa-amerika/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Mar 2010 03:14:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>burhanshadiq</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Santai]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.burhanshadiq.com/2010/03/03/kunjungan-obama-dan-mudahnya-kita-lupa-siapa-amerika/</guid>
		<description><![CDATA[
Bulan ini Presiden AS, Barack Husein Obama dijadwalkan akan mengunjungi Indonesia. Dia akan berkunjung ke Indonesia pada 20-22 Maret 2010. Selain di Jakarta, Obama juga berencana akan berkunjung ke Yogyakarta.
Bagi Obama, Indonesia dianggap sebagai sebuah negara yang memiliki peran penting. Obama menyebutkan Indonesia sebagai negara terbesar keempat di dunia, negara demokrasi terbesar ketiga di dunia, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://blog.burhanshadiq.com/wp-content/uploads/2010/03/11863_1124047116119_1675368798_245558_2223939_n-300x300.jpg" alt="11863_1124047116119_1675368798_245558_2223939_n" title="11863_1124047116119_1675368798_245558_2223939_n" width="300" height="300" class="alignnone size-medium wp-image-1148" /><br />
Bulan ini Presiden AS, Barack Husein Obama dijadwalkan akan mengunjungi Indonesia. Dia akan berkunjung ke Indonesia pada 20-22 Maret 2010. Selain di Jakarta, Obama juga berencana akan berkunjung ke Yogyakarta.</p>
<p>Bagi Obama, Indonesia dianggap sebagai sebuah negara yang memiliki peran penting. Obama menyebutkan Indonesia sebagai negara terbesar keempat di dunia, negara demokrasi terbesar ketiga di dunia, dan negara Muslim terbesar di dunia.</p>
<p>Para pengamat menyebutkan bahwa kunjungan ini nantinya akan meningkatkan citra Indonesia karena dianggap partner AS. Sinyalemen bahwa Indonesia adalah partner AS juga ditunjukkan dengan kunjungan sebelumnya. Kita tahu bahwa sebelumnya Menteri Luar Negeri AS Hillary Rodham Clinton juga memulai lawatan kerjanya dengan mengunjungi Indonesia. </p>
<p>Masalahnya kemudian, apakah citra ini justru menjadi positif ataukah negatif bagi kita selaku umat Islam? </p>
<p>Selama ini masyarakat Islam tertipu dengan menganggap Obama sebagai presiden AS yang paling bisa diharapkan Mungkin karena namanya ada kata Husein-nya, atau karena dia pernah tinggal di Indonesia dengan keluarga yang mayoritas muslim. Ayah kandung Obama yang bernama Barack Hussein Obama adalah seorang Afrika berkewargnegaraan Kenya, sedangkan ayah kandung Maya adalah Lolo Soetoro, pria Jawa Timur tulen. Baik ayah kandung maupun ayah tiri Obama menganut keyakinan Islam. Obama dan Maya beribu sama, seorang perempuan kulit putih bernama Stanley Ann Dunham. </p>
<p>Tetapi ternyata sikap yang ditunjukkan Obama selama ini juga tidak berubah, sama saja dengan sikap pendahulunya. Obama, dalam pidatonya, mengatakan bahwa AS sama sekali tidak sedang berperang terhadap dunia Islam. Tapi pernyataannya ini sama sekali bertentangan dengan segala fakta yang telah terjadi selama ini. </p>
<p>Dr. Ayman al-Zawarihi, seorang ulama internasional, mengatakan, karena pidato dan kunjungan itu, dunia Islam, terutama negara-negara Arab seperti melupakan “dosa-dosa” AS terhadap dunia Islam selama ini. “Apakah kita sudah melupakan siapa Amerika?”</p>
<p>Pertanyaan Dr. Ayman nampaknya perlu untuk kita cermati lebih lanjut. Dosa Amerika terhadap umat islam yang sudah sangat banyak ini ternyata sangat mudah terlupakan hanya oleh sebuah kunjungan kenegaraan.</p>
<p>Syeikh Nasir bin Hamad alFahd dari penjara mengatakan bahwa kejahatan Amerika terpampang dari Kabul sampai Mogadishu. Ia memaparkan beberapa “dosa” Amerika sebagai berikut:</p>
<p>1. Lebih dari satu juta anak-anak menjadi korban bom AS di Iraq. AS juga sudah memberlakukan embargo tanpa alasan yang jelas kepada Iraq selama lebih dari 10 tahun. </p>
<p>2. Ribuan bayi Iraq yang baru lahir mengalami kebutaan karena kekurangan hormon insulin. </p>
<p>3. Lebih dari setengah juta orang berharap bisa mengakhiri hidup mereka secepatnya karena sudah terkena racun radioaktif. Ini berkaitan dengan penggunaan uranium oleh militer AS.</p>
<p>4. Senjata AS sudah membunuh ribuan rakyat Palestina mulai segala tingkatan, perempuan dan anak-anak.</p>
<p>5. Ribuan pengungsi di Lebanon dan Palestina dibantai oleh Israel dengan dukungan dari Amerika.</p>
<p>6. Antara tahun 1412-1414 H, militer AS telah membantai ribuan warga sipil Somalia selama mereka melakukan invasi di negara itu. </p>
<p>7. Tahun 1419 H, Amerika meluncurkan misil yang menyerang Sudan dan Afghanistan, di mana mereka menghancurkan sebuah perusahaan obat-obatan dan membunuh tak kurang dari 200 orang. </p>
<p>8. Israel, dengan dukungan penuh dari Amerika, telah membunuh lebih dari 17.000 rakyat sipil Lebanon selatan. </p>
<p>9. Embargo Amerika terhadap Afghanistan telah menyebabkan 15.000 anak-anak Afghan meninggal. Belum lagi yang telah dilakukan oleh AS di Chechnya, Bosnia, Macedonia, Kosovo, Kashmir, Filifina, dan Negara-negara Muslim lainnya.</p>
<p>Mungkin masih banyak fakta yang perlu diungkapkan. Tapi sedikit fakta ini nampaknya sudah cukup memberi bukti bahwa Amerika memiliki urusan yang sangat serius terhadap umat Islam. Lalu citra apakah yang ingin kita dapatkan dari kunjungan Obama selain menjadi partner negara yang hobi perang ini?<br />
Dalam buku Loch K. Johnson berjudul Seven Sins of American Foreign Policy (Pearson Longman, 2007) disebutkan Amerika memiliki banyak cacat dalam politik luar negerinya. Apa saja tujuh dosa tersebut? </p>
<p>1. Tidak peduli dengan sekitar (ignorance)<br />
2. Dominasi eksekuitf (executive branch dominance)<br />
3. Terlalu mengedepankan pendekatan militer (excessive emphasis on the military)<br />
4. Unilateralisme (unilateralism)<br />
5. Mengucilkan diri (isolationism)<br />
6. Minim empati (lack of empathy)<br />
7. Sombong (arrogance).</p>
<p>Kemudian di dalam buku itu profesor di University of Georgia dan editor senior jurnal Intelligence and National Security menawarkan beberapa strategi baru yang nampaknya diterapkan oleh pemerintah Amerika saat ini.</p>
<p>1. Ketidakpedulian dapat dikurangi dengan sharing informasi antara eksekutif dan legislatif. Pengetahuan seluruh kalangan – masyarakat awam sampai dengan pekabat tinggi – tentang negara lain juga perlu ditingkatkan.<br />
2. Kerjasama antara eksekutif dan legislatif dalam penyusunan kebijakan luar negeri.<br />
3. Kepercayaan terhadap informasi dari lembaga intelijen dan diplomat ditingkatkan, sehingga dapat dirumuskan solusi selain tindakan militer.<br />
4. Bekerjasama dengan negara lain dengan semangat tanggung jawab bersama.<br />
5. Kerjasama dengan PBB dan organisasi internasional lainnya ditingkatkan.<br />
6. Peduli dengan situasi dan kondisi yang dihadapi negara-negara miskin dan berkembang, serta berupaya menipiskan kesenjangan antara mereka dan negara maju.<br />
7. Belajar bersikap rendah hati di hadapan negara lain.</p>
<p>Nah, nampaknya tidak ada citra yang bisa kita bangun dengan kunjungan Obama ini selain menguatkan bahwa Indonesia adalah sekutu AS. Meski Indonesia belum mengirimkan pasukannya ke daerah konflik di Afghan maupun Irak. Tapi kunjungan ini cukup menjadi bukti adanya hubungan yang sangat baik antara Indonesia dan AS. Tentu saja ini merupakan citra buruk bagi umat Islam Indonesia. Karena Amerika, dengan fakta yang sudah dipaparkan tadi, tidak cukup mampu menunjukkan sikap ramah terhadap muslim di Afghanistan dan Irak. Lalu layakkah kita menyambut dia dengan gegap gempita?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.burhanshadiq.com/2010/03/03/kunjungan-obama-dan-mudahnya-kita-lupa-siapa-amerika/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Remaja Mengatasi Facebook</title>
		<link>http://blog.burhanshadiq.com/2010/02/27/remaja-mengatasi-facebook/</link>
		<comments>http://blog.burhanshadiq.com/2010/02/27/remaja-mengatasi-facebook/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Feb 2010 03:12:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>burhanshadiq</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Santai]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.burhanshadiq.com/?p=1142</guid>
		<description><![CDATA[
Hari ini masyarakat disibukkan dengan banyaknya anak usia ABG yang hilang karena facebook. Menurut saya, mereka tidak hilang, tetapi memang sengaja menghilang. Dari beberapa keterangan yang saya baca di media massa, mereka biasanya lari bersama kenalannya dan pergi ke tempat-tempat yang ingin mereka kunjungi. Parahnya lagi, gadis-gadis ini ada yang berani memberikan kegadisannya kepada teman [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-1145" title="grass-746319" src="http://blog.burhanshadiq.com/wp-content/uploads/2010/02/grass-746319-150x150.jpg" alt="grass-746319" width="150" height="150" /></p>
<p>Hari ini masyarakat disibukkan dengan banyaknya anak usia ABG yang hilang karena facebook. Menurut saya, mereka tidak hilang, tetapi memang sengaja menghilang. Dari beberapa keterangan yang saya baca di media massa, mereka biasanya lari bersama kenalannya dan pergi ke tempat-tempat yang ingin mereka kunjungi. Parahnya lagi, gadis-gadis ini ada yang berani memberikan kegadisannya kepada teman barunya itu.</p>
<p>Fenomena ini tentu saja merupakan fenomena baru bagi para orang tua. Adanya facebook menembus batas-batas nyata yang ada di masyarakat kita. Untuk bertemu dan berkomunikasi antar dua insan, tak perlu lagi dengan mengetuk jendela rumah dan meminta dibukakan. Sekarang cukup dengan SMS, Chatting, Facebookan, semua bisa dilakukan.</p>
<p>Para remaja menjadi lebih agresif dari biasanya. Mereka menjadi lebih berani berbuat, dengan segudang rasa penasaran yang ada pada diri mereka. Mereka menjadi generasi-generasi yang secara psikologis dan psikis belum matang, tetapi memiliki keinginan-keinginan libido seksual yang besar.</p>
<p>Ada beberapa langkah yang perlu kita lakukan:</p>
<p>1. Dampingi remaja di masa pertumbungannya.</p>
<p>Mereka akan banyak bertanya dan banyak merasa. Mereka juga akan selalu mencoba untuk melakukan hal hal yang menantang. Maka dampingi mereka dengan pola pendampingan yang ramah tetapi tetap terkontrol.</p>
<p>2. Segera dekati mereka bila menunjukkan gelagat yang aneh</p>
<p>Gelagat yang aneh misalnya dia suka menyendiri di kamar, jarang bersosialisasi dengan ibu bapak, suka merenung dan pendiem sekali. Atau bahkan mulai punya kebiasaan pulang malam dengan alasan yang tidak jelas.</p>
<p>3. Bila di rumah ada koneksi internet, upayakan akses itu di tempat publik.</p>
<p>Misalnya di ruang tamu, atau di tampat dimana keluarga bisa berkumpul. Sebab di kamar kia sebagai orang tua todak mengetahui apa apa tentang aktivitas anak anak kita.</p>
<p>4. Sabar dan shalat</p>
<p>Ini yang tidak boleh dilupakan, shabarlah dalam mendidik mereka, dan gunakanlah shalat sebagai amalan yang bisa mendatangkan keberkahan hidup kita.</p>
<p>5. Serahkan pada Allah</p>
<p>Tugas kita memang hanya sebatas mendidik, sedangkan wilayah wilayah yang sangat privasi bagi dia memang tidak bisa kita akses. Beri kepercayaan kepada dia dan tetaplah berdoa.</p>
<p>Semoga Allah menjaga anak anak kita dan menggolongkan kita sebagai orang tua yang baik.</p>
<p>(Burhan Sodiq bisa dihubungi di 08121537768)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.burhanshadiq.com/2010/02/27/remaja-mengatasi-facebook/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Semoga Tak Terulang</title>
		<link>http://blog.burhanshadiq.com/2010/02/21/semoga-tak-terulang/</link>
		<comments>http://blog.burhanshadiq.com/2010/02/21/semoga-tak-terulang/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Feb 2010 16:55:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>burhanshadiq</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Perjalanan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.burhanshadiq.com/?p=1136</guid>
		<description><![CDATA[Hari yang aneh, mungkin yang paling pas sebagai gambaran apa yang saya alami sabtu dan ahad lalu. Awalnya saya dihubungi panitia tuk ngisi sebuah kajian di Surabaya. Tapi saya tidak bisa bulan itu. Maka saya inget betul, panitia minta jadwal bulan berikutnya. Dan saya mengiyakan. Tetapi pas mendekati hari H, tidak ada kontak dari panitia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari yang aneh, mungkin yang paling pas sebagai gambaran apa yang saya alami sabtu dan ahad lalu. Awalnya saya dihubungi panitia tuk ngisi sebuah kajian di Surabaya. Tapi saya tidak bisa bulan itu. Maka saya inget betul, panitia minta jadwal bulan berikutnya. Dan saya mengiyakan. Tetapi pas mendekati hari H, tidak ada kontak dari panitia sedikitpun. Saya khusnudzon, saya pikir lupa atau apa. Sayangnya saya pun tidak ingin menghubungi mereka untuk konfirmasi ulang. Saya pun memutuskan berangkat ke SBY barengan istri dan anak anak.</p>
<p>Sampai di Sby, saya di SMS panitia. Ternyata ada miscom, saya tidak dijadwalkan mengisi hari itu. Mereka menggagalkan dan sudah menjadwal pembicara lain. Padahal saya sudah sampai di Sby dan tidak ada konfirmasi pengagalan sebelumnya. Pffhh&#8230;tidak apa apa insya Allah. Karena saya malah bisa berlama-lama silaturahmi dengan keluarga.</p>
<p>Dari kejadian ini saya mengambil banyak pelajaran:</p>
<p>1. Panitian sebaiknya serius dengan melampirkan surat permohonan pembicara baik via faks maupun email. Jangan biasakan menghubungi pembicara atau siapapun hanya melalui SMS.</p>
<p>2. Saya pun kudu legawa menghubungi kalau misalnya dari panitia tak ada kabar berita. Biar tidak kecele, sampe lokasi ternyata ga jadi.</p>
<p>3. Komunikasi itu super penting dalam penyelenggaraan event.</p>
<p>Nah, ini sekedar berbagi pengalaman saja, semoga tidak terjadi lagi di masa yang akan datang.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.burhanshadiq.com/2010/02/21/semoga-tak-terulang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Senyumlah Untukku Kawan</title>
		<link>http://blog.burhanshadiq.com/2010/02/19/senyumlah-untukku-kawan/</link>
		<comments>http://blog.burhanshadiq.com/2010/02/19/senyumlah-untukku-kawan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Feb 2010 18:07:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>burhanshadiq</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Santai]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.burhanshadiq.com/?p=1131</guid>
		<description><![CDATA[
Ada hal menarik kemarin saat harus menjalani test TOEFL di UMS. Seumur-umur mungkin baru kali ini saya dapet perlakuan kayak gini (ih gaya banget!). Saat itu saya kudu bayar administrasi tes tersebut di sebuah Bank yang ditunjuk. Kalian pasti tahu lah namanya banknya apa. So saya ga perlu kan nyebutin di sini. Nanti saya bisa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-medium wp-image-1134" title="1024 - eyes" src="http://blog.burhanshadiq.com/wp-content/uploads/2010/02/1024-eyes-300x225.jpg" alt="1024 - eyes" width="300" height="225" /></p>
<p>Ada hal menarik kemarin saat harus menjalani test TOEFL di UMS. Seumur-umur mungkin baru kali ini saya dapet perlakuan kayak gini (ih gaya banget!). Saat itu saya kudu bayar administrasi tes tersebut di sebuah Bank yang ditunjuk. Kalian pasti tahu lah namanya banknya apa. So saya ga perlu kan nyebutin di sini. Nanti saya bisa ditegor sama pemilik Banknya. Ceritanya saya kudu mengaktifkan pembayaran SPP kemarin di sebuah loket yang sudah disediakan. Karena dompet saya tertinggal dan harus saya ambil di gerbang, maka saya amanahkan tugas itu kepada dua teman saya, Mas Susi dan Mas Muslih.</p>
<p>Sejurus kemudian, mereka sudah selesai menunaikan tugasnya. Tak berapa lama, kami menghampiri loket yang satu lagi. Antreannya banyak juga nampaknya. Para mahasiswa dan mahasiswi yang pakaiannya ngepres-ngepres itu. (Wah tahu ngepres juga ya?) Saya pun ngikut dibelakang Bro Muslih yang gedenya minta ampun itu. Tanpa banyak omong, urusan dia beres. Sekarang giliran saya, pas saya maju menyodorkan kwitansi. Tuh embak petugas wajahnya sangar minta ampun. Hampir mirip kayak ibu-ibu kalau pas duit belanjanya abis! Wah, mana dia ga pake jilbab lagi. Ampunnn&#8230;Pelayanan dia parah banget, kayak ga pernah ditraining saja. Dia ngomong apa ga jelas, intinya saya disuruh balik ke loket yg satunya tadi. Saya tanya sampe tiga kali malah dia melotot..tooooot. Wajahnya ga ada cantik-cantiknya hehehe.</p>
<p>Saya jadi mikir, kenapa sih kudu pake melotot? Saya nanya ke Bro Muslih, dia jawab enteng. &#8220;Soalnya muka kamu ada tampang teroris bos?&#8221; Ah masak sih&#8230;(Sambil ngaca dikit) Kenapa dia ga milih senyum dan berkata lebih jelas. Dia ga perlu melotot jelek gitu kan? Orang dia kan emang diminta jadi petugas di situ. Kalau misalnya dia laper ya makan saja. Jangan marah-marah sama customernya. Saya kan mahasiswa di situ, kok digituin sih. (kok malah ngedumel sendiri&#8230;)</p>
<p>Kawans, dari kisah saya ini nampaknya kita dapat satu ilmu. Bahwa manusia itu adalah makhluk yang punya daya rekam luar biasa. Kesan apa yang ingin kita munculkan kepada manusia lain, itu yang akan menjadi kunci citra diri kita ke depan. Kalau diuji sama customer gendut kayak saya saja dia manyun bin melotot, gimana kalo nanti ACnya mati, seragamnya sobek kena paku, atau kursinya rusak, atau komputrnya kena virus. Apakah dia bakalan berbuat lebih jahat dari melototin saya? Saya sebenarnya pengen tahu siapa nama Mbak itu. Bukannya mo kenalan, cuman pengen tahu saja. Siapa tahu ada yang kenal trus bilang sama dia betapa kecewanya saya dipelototin? Senyum itu ternyata sangat berkesan. Maka senyumlah untukku kawan!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.burhanshadiq.com/2010/02/19/senyumlah-untukku-kawan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Be Proud As An Indonesian Muslim Youth</title>
		<link>http://blog.burhanshadiq.com/2010/02/12/be-proud-as-an-indonesian-muslim-youth/</link>
		<comments>http://blog.burhanshadiq.com/2010/02/12/be-proud-as-an-indonesian-muslim-youth/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Feb 2010 04:15:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>burhanshadiq</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Santai]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.burhanshadiq.com/?p=1123</guid>
		<description><![CDATA[
Saya kenal dengan seorang kawan, temen SD dulu. Sekarang dia menggeluti bisnis clothing. Kemudian kita ngobrol panjang dan akhirnya saya juga ikutan tertarik pengen bikin kaos. Ketemulah ide bikin kaos islami. Saya pesen desain sama dia dengan tittle: INDONESIAN MUSLIM YOUTH. Sebuah kalimat sederhana yang akan menggambarkan keunikan muslim indonesia. Kita adalah bagian dari umat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-medium wp-image-1122" title="Kaos Gazza" src="http://blog.burhanshadiq.com/wp-content/uploads/2010/02/Kaos-Gazza-225x300.jpg" alt="Kaos Gazza" width="225" height="300" /><img class="alignnone size-medium wp-image-1126" title="gazza2" src="http://blog.burhanshadiq.com/wp-content/uploads/2010/02/gazza2-225x300.jpg" alt="gazza2" width="225" height="300" /><img class="alignnone size-medium wp-image-1127" title="gazza3" src="http://blog.burhanshadiq.com/wp-content/uploads/2010/02/gazza3-225x300.jpg" alt="gazza3" width="225" height="300" /><img class="alignnone size-medium wp-image-1128" title="gazza4" src="http://blog.burhanshadiq.com/wp-content/uploads/2010/02/gazza4-225x300.jpg" alt="gazza4" width="225" height="300" /></p>
<p>Saya kenal dengan seorang kawan, temen SD dulu. Sekarang dia menggeluti bisnis clothing. Kemudian kita ngobrol panjang dan akhirnya saya juga ikutan tertarik pengen bikin kaos. Ketemulah ide bikin kaos islami. Saya pesen desain sama dia dengan tittle: INDONESIAN MUSLIM YOUTH. Sebuah kalimat sederhana yang akan menggambarkan keunikan muslim indonesia. Kita adalah bagian dari umat islam dunia, tentu saja dengan tidak melepas keindonesiaan kita. Lahir kita di sini, bahasa kita juga bahasa sini, mileu dakwah kita pun di sini. So be proud being muslim Indonesia.</p>
<p>Bagi temen temen yang pengen mendapatkan kaos ini, silakan hubungi saya saja di nomer 0812 1537768. Atau langsung email ke burhanshadiq@yahoo.com. Saya tunggu respon kalian ya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.burhanshadiq.com/2010/02/12/be-proud-as-an-indonesian-muslim-youth/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
