<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BURHANSHADIQ &#187; Catatan Perjalanan</title>
	<atom:link href="http://blog.burhanshadiq.com/category/catatan-perjalanan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.burhanshadiq.com</link>
	<description>Inspirasi Tiada Henti</description>
	<lastBuildDate>Fri, 23 Jul 2010 15:45:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Semoga Tak Terulang</title>
		<link>http://blog.burhanshadiq.com/semoga-tak-terulang.html</link>
		<comments>http://blog.burhanshadiq.com/semoga-tak-terulang.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Feb 2010 16:55:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>burhanshadiq</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Perjalanan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.burhanshadiq.com/?p=1136</guid>
		<description><![CDATA[Hari yang aneh, mungkin yang paling pas sebagai gambaran apa yang saya alami sabtu dan ahad lalu. Awalnya saya dihubungi panitia tuk ngisi sebuah kajian di Surabaya. Tapi saya tidak bisa bulan itu. Maka saya inget betul, panitia minta jadwal bulan berikutnya. Dan saya mengiyakan. Tetapi pas mendekati hari H, tidak ada kontak dari panitia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari yang aneh, mungkin yang paling pas sebagai gambaran apa yang saya alami sabtu dan ahad lalu. Awalnya saya dihubungi panitia tuk ngisi sebuah kajian di Surabaya. Tapi saya tidak bisa bulan itu. Maka saya inget betul, panitia minta jadwal bulan berikutnya. Dan saya mengiyakan. Tetapi pas mendekati hari H, tidak ada kontak dari panitia sedikitpun. Saya khusnudzon, saya pikir lupa atau apa. Sayangnya saya pun tidak ingin menghubungi mereka untuk konfirmasi ulang. Saya pun memutuskan berangkat ke SBY barengan istri dan anak anak.</p>
<p>Sampai di Sby, saya di SMS panitia. Ternyata ada miscom, saya tidak dijadwalkan mengisi hari itu. Mereka menggagalkan dan sudah menjadwal pembicara lain. Padahal saya sudah sampai di Sby dan tidak ada konfirmasi pengagalan sebelumnya. Pffhh&#8230;tidak apa apa insya Allah. Karena saya malah bisa berlama-lama silaturahmi dengan keluarga.</p>
<p>Dari kejadian ini saya mengambil banyak pelajaran:</p>
<p>1. Panitian sebaiknya serius dengan melampirkan surat permohonan pembicara baik via faks maupun email. Jangan biasakan menghubungi pembicara atau siapapun hanya melalui SMS.</p>
<p>2. Saya pun kudu legawa menghubungi kalau misalnya dari panitia tak ada kabar berita. Biar tidak kecele, sampe lokasi ternyata ga jadi.</p>
<p>3. Komunikasi itu super penting dalam penyelenggaraan event.</p>
<p>Nah, ini sekedar berbagi pengalaman saja, semoga tidak terjadi lagi di masa yang akan datang.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.burhanshadiq.com/semoga-tak-terulang.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jogja dan Kebaikan Seorang Akhwat</title>
		<link>http://blog.burhanshadiq.com/jogja-dan-kebaikan-seorang-akhwat.html</link>
		<comments>http://blog.burhanshadiq.com/jogja-dan-kebaikan-seorang-akhwat.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Oct 2009 08:08:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>burhanshadiq</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Perjalanan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.burhanshadiq.com/2009/10/20/jogja-dan-kebaikan-seorang-akhwat/</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini, mencoba melancong ke Jogja bersama pasangan dan buah hati yang cantik. Tujuannya cuman satu, yaitu sebuah perpustakaan di dekat stasiun tugu yang ramai itu. Maklum, garapan tesis itu numpuk, tak tersentuh karena selama ini berkutat dengan buku dan buku. Sementara tesis terkatung-katung dalam impian, karena waktu untuk mengerjakan selalu terganjal oleh aral di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-medium wp-image-1026" title="stasiun-tugu_2605_l" src="http://blog.burhanshadiq.com/wp-content/uploads/2009/10/stasiun-tugu_2605_l-215x300.jpg" alt="stasiun-tugu_2605_l" width="215" height="300" /></p>
<p>Hari ini, mencoba melancong ke Jogja bersama pasangan dan buah hati yang cantik. Tujuannya cuman satu, yaitu sebuah perpustakaan di dekat stasiun tugu yang ramai itu. Maklum, garapan tesis itu numpuk, tak tersentuh karena selama ini berkutat dengan buku dan buku. Sementara tesis terkatung-katung dalam impian, karena waktu untuk mengerjakan selalu terganjal oleh aral di depan. (Halah, alasan&#8230; ^_^)</p>
<p>Sampai di Jogja, kita bertiga berjalan ke arah tujuan. Tiba-tiba ada seorang akhwat, berkendara sepeda motor, berhenti di depan. &#8220;Assalamualaikum, ada yang bisa diboncengin ga?&#8221; Ups, kaget saya. Alhamdulillah, saya tidak spontan tunjuk tangan. Hehehe. Istri langsung mendekat dan duduk di sadel. &#8220;Gapapa tho mba? Kita cuman mo ke situ kok.&#8221; Dia tersenyum, dan tetap melanjutkan niat baiknya. Akhirnya saya berjalan sendirian, Aisy dan uminya dibawa akhwat baik itu ke tempat tujuan.</p>
<p>Ini fenomena menarik bagi saya. Inilah yang saya sebut dengan truly ukhuwah. Dia sama sekali ga kenal saya. (emang terkenal?) Tapi dia mau dengan rela hati, berbuat kebaikan untuk orang yang tidak dia kenal. Saya hanya menduga, mungkin karena jilbab istri dan anak saya. Sehingga dia baik hati mau menolong. Tapi ternyata tidak, ia memang senang memboncengkan orang yang butuh bantuan dia. Oh, baik sekali ya dia. Apa dia memang sengaja membawa dua helm agar dia bisa selalu berbuat baik. Oh Jogja, satu menghunimu telah mencuri perhatianku.(Eh perhatian kami ding kan sekeluarga!)</p>
<p>Belum cukup itu, ada gift lain yang sangat berkesan hari ini. Saya masuk ke perpustakaan itu. Mendaftar sebagai anggota, dan menyodorkan puluhan buku yang sudah saya daftar. Ada petugas menghampiri, menunjukkan cara memesan buku, dan benar-benar menolong saya. Tidak cukup itu, saya masuk ke ruang baca, dia yang mencarikan semua jurnal yang saya butuhkan. &#8220;Saran saya, segera dikopi saja, mumpung masih pagi, sehingga tidak antre!&#8221; Saya nyaris tidak percaya. Ada lima jurnal lebih, tebal-tebal klipingannya, ia langsung membukakan bab yang saya butuhkan. &#8220;Masya Allah, padahal yang lainnya tidak dibegitukan. Ada yang salah denganku kah?&#8221;</p>
<p>Inilah pelayanan, inilah khidmat yang Rasulullah ajarkan. Melayani dengan hati, tulus dan tidak terkesan karena &#8216;butuh&#8217;. Saya hanya bisa berdoa, semoga segala gift hari ini memberi saya motivasi, agar saya bisa terus berbagi kebaikan dan menebar kebahagian bagi semua orang. Lalu, bagaimana dengan Anda, apa gift Allah bagi Anda hari ini?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.burhanshadiq.com/jogja-dan-kebaikan-seorang-akhwat.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>3 hari di Riau</title>
		<link>http://blog.burhanshadiq.com/3-hari-di-riau.html</link>
		<comments>http://blog.burhanshadiq.com/3-hari-di-riau.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Aug 2009 06:28:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>burhanshadiq</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Perjalanan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.burhanshadiq.com/?p=991</guid>
		<description><![CDATA[Ah sudah lama tidak menulis blog. Pengen cerita tentang perjalanan ke Pekanbaru kemarin. Asyik, pengen ke sana lagi. Berangkat hari jumat, dari bandara Solo transit di Jakarta. Buat catetan saja, kalau mau naik pesawat, Sriwijaya lumayan nyaman. Cuman yang bikin pegel transit di Jakartanya kelamaan. Nyampe jam 8 pagi, transitnya lima jam di Cengkareng. Kudu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ah sudah lama tidak menulis blog. Pengen cerita tentang perjalanan ke Pekanbaru kemarin. Asyik, pengen ke sana lagi. Berangkat hari jumat, dari bandara Solo transit di Jakarta. Buat catetan saja, kalau mau naik pesawat, Sriwijaya lumayan nyaman. Cuman yang bikin pegel transit di Jakartanya kelamaan. Nyampe jam 8 pagi, transitnya lima jam di Cengkareng. Kudu bisa ngatur waktu dan mood, kalau ndak bisa beterie sonete. Karena bandara segalanya mahal. Makan sepiring saja 50 ribu. Hufff&#8230;</p>
<p>Makanya banyak penumpang transit yang cuman duduk lesehan di lantai. Kalau sama temen enak bisa ngobrol, tapi kalau sendirian bakalan garing. Oleh karenanya kudu pinter-pinter nyari temen ngobrol yang asyik. Akhirnya ketemu satu temen ngobrol, seorang bapak yang sudah agak tua. Cuman badannya masih bagus, kekar. Penampilannya juga masih kayak anak muda. Ngobrol akhirnya tahu kalau dia kerja di Dumai di sebuah pertambangan. 3 pekan di lokasi kerjaan, 3 pekan di rumahnya di Bandung. Dia ngejalanin hidup kayak gitu udah sejak tahun 97 an. Manteb ga tuh&#8230;Anaknya udah pada gede. Ada beberap yang berprofesi seperti dia juga. Dia bilang males kalau jadi orang kantoran. Pegel-pegel semua katanya.</p>
<p><img class="alignnone size-medium wp-image-994" title="DSC01090" src="http://blog.burhanshadiq.com/wp-content/uploads/2009/08/DSC01090-300x225.jpg" alt="DSC01090" width="300" height="225" /></p>
<p>Ga terasa ngobrol, pesawat dah dateng. Terbang sejam, sudah nyampe di Pekanbaru. Sampe bandara dijemput ama temen yang ada di sana. Berempat melesat ke arah kota. Mampir shalat di sebuah mesjid besar. Aroma Melayunya kental banget. Shalat dhuhur dan Ashar jadiin satu. Usia shalat mampir makan. Dikenalin ama menu khas Pekanbaru, Ayam Pop. Tapi aku ga makan jenis itu, makan sop saja, karena lagi pengen yang seger-seger. Sejurus kemudian mampir di tempat ustad, masjid Al Falah. Masjidnya masih sederhana, cuman emang lagi bangun masjid baru di deketnya. Gede sih, cuman belom keliatan hasil akhirnya. Di depan masjid ada gubuk mungil, tempat para tukang ketak ketok bikin rencana gedung BMT. Mantab juga rencananya&#8230;</p>
<p><img class="alignnone size-medium wp-image-995" title="DSC01098" src="http://blog.burhanshadiq.com/wp-content/uploads/2009/08/DSC01098-300x225.jpg" alt="DSC01098" width="300" height="225" /></p>
<p>Hari sudah mulai sore, segera meluncur ke tempat istirahat. Tapi teringat pesen temen di FB, jangan lupa nyicipin jus jagung. Bener deh, ternyata ada Sodara yang punya bisnis jus. Mampirlah kita minum jus jagung. Sembari bawa jus Rosela untuk di rumah. Masya Allah, itu jus jagus rasanya enak banget. Lidahku kayak diguyur rasa manis yang menusuk. Sempet pengen nanya resepnya, tapi gagal karena ga berani nanya. Hehehe. Selain jus jagung, ada juga jus pinang, jus markisa, jus rosela dan buah plum. Enak-enak kayaknya, tapi lain kali saja ngicipinnya.</p>
<p>Waktu berikutnya cuman habis di rumah inap. Punya seorang saudara seiman yang baik hatinya. Ngobrol sampe isya, terus lanjut liat teve. eh ternyata ada berita penggerebekan Temanggung. Seru liatnya, sampe tuan rumah terlelap.dan malam itu, hari pertama di pekan baru menjadi momen yang membahagiakan.</p>
<p><strong>Cinta di UNRI</strong></p>
<p>Hari kedua, ada acara di masjid UNRI. Bedah buku tapi bukunya habis. Karena Cinta Harus Memilih. Anak-anaknya antusias banget. Lelaki dan perempuan sama-sama kompaknya. Akhirnya selesai sampai jam 3, padahal acara mulai jam 8 pagi. Puas banget ya&#8230;</p>
<p><img class="alignnone size-medium wp-image-996" title="DSC01100" src="http://blog.burhanshadiq.com/wp-content/uploads/2009/08/DSC01100-300x225.jpg" alt="DSC01100" width="300" height="225" /></p>
<p>Sore harinya lanjut perjalanan ke sebuah daerah sawit. Di daerah sawit itu ada penyebutan khas, SP namanya. Semacam blok lah. Jalan ke sana kudu pake travel. jangan dibayangin travel yang wuih ber ac gitu. Tuh cuman mobil L300 yang ga ada ACnya. karena dah sore, dapetnya mobil yang kurang asyik buat jalan. Bahkan kita sampai kudu ganti mobil 3 kali untuk sampe daerah ini. Sampai di lokasi ketemu tuan rumah. Bapak-bapak yang baik hati. Beliau aseli trenggalek yang ikut transmigrasi beberapa tahun silam. Di tempat ini, aku dijadwalkan ada acara kajian umum, Tabligh Akbar. Wow&#8230;pesertanya lumayan banyak. Ada bapak-bapak, ibu-ibu juga anak muda.</p>
<p>Setelah usai acara, aku kembali ke base. Naik mobil lagi 3 jam, tapi mobilnya lebih bagusan dari kemarin. Sampai pekanbaru sudah sore. Nunggu jemputan tidak datang-datang. padahal malam harinya masih ada tugas di UNRI. Malamnya dijemput lagi setelah mandi dan beres-beres diri. Ternyata UNRI mati lampu. Di Pekanbaru mati lampu hal yg biasa. Sehari bisa sampe 2 kali. Cuacanya juga panas banget. Belum lagi kabut asapnya. Humm bikin senewen deh&#8230;</p>
<p>Tapi yang asyik dari kota ini ada perpustakaan Soeman HS. Subhanallah, bagus sekali. Andai Solo ada yang kayak itu, pasti asyik banget. Cuman sayangnya koleksi bukunya belum begitu lengkap, belum lagi tidak ada kataolog komputer untuk mencari buku yang dicari. Siang berikutnya aku berencana pulang. Tapi tengok perpus Soeman HS dulu sembari mencicipi kopi ginsengnya. Dari sana melesat beli oleh-oleh dan terbang lagi ke Jogja. Sampe Jogja masih kudu naik bus dan taksi biar sampe depan rumah. Asyik pokoknya, semoga jadi pelajaran berharga&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.burhanshadiq.com/3-hari-di-riau.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Suramadu Bridge</title>
		<link>http://blog.burhanshadiq.com/suramadu-bridge.html</link>
		<comments>http://blog.burhanshadiq.com/suramadu-bridge.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Jul 2009 02:37:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>burhanshadiq</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Perjalanan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.burhanshadiq.com/2009/07/14/suramadu-bridge/</guid>
		<description><![CDATA[Bagi temen temen yang pengen jalan ke Suramadu, ada baiknya bawa jaket. Soalnya anginnya lumayan kenceng. Siapin uang 3000 kali naik motor. Tapi mendingan naik motor, bisa liat view laut yang lumayan indah. Usahakan kalau ke sana pas sunset apa sunrise. Wow romantis banget!]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-976" title="The Suramadu" src="http://blog.burhanshadiq.com/wp-content/uploads/2009/07/DSC00932.JPG" alt="The Suramadu" width="306" height="407" /></p>
<p>Bagi temen temen yang pengen jalan ke Suramadu, ada baiknya bawa jaket. Soalnya anginnya lumayan kenceng. Siapin uang 3000 kali naik motor. Tapi mendingan naik motor, bisa liat view laut yang lumayan indah. Usahakan kalau ke sana pas sunset apa sunrise. Wow romantis banget!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.burhanshadiq.com/suramadu-bridge.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bedah Buku Di Trenggalek</title>
		<link>http://blog.burhanshadiq.com/bedah-buku-di-trenggalek.html</link>
		<comments>http://blog.burhanshadiq.com/bedah-buku-di-trenggalek.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Jan 2009 23:04:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>burhanshadiq</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Perjalanan]]></category>
		<category><![CDATA[Buku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.burhanshadiq.com/2009/01/10/bedah-buku-di-trenggalek/</guid>
		<description><![CDATA[Malam ini rencananya saya ke Trenggalek. Ini pengalaman pertama saya ke kota itu, Karena besuk paginya akan ada acara bedah buku Ya Allah Aku Jatuh Cinta di Aula Depag Trenggalek. Alhamdulillah buku itu masih diminati oleh anak muda. Mungkin karena temanya, atau mungkin karena memang mereka membutuhkan saya hadir di sana. Narsis ya! Rencananya perjalanan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-medium wp-image-755" title="trenggalek_map_350" src="http://blog.burhanshadiq.com/wp-content/2009/01/trenggalek_map_350-249x300.gif" alt="trenggalek_map_350" width="249" height="300" /></p>
<p>Malam ini rencananya saya ke Trenggalek. Ini pengalaman pertama saya ke kota itu, Karena besuk paginya akan ada acara bedah buku<em> Ya Allah Aku Jatuh Cinta</em> di Aula Depag Trenggalek. Alhamdulillah buku itu masih diminati oleh anak muda. Mungkin karena temanya, atau mungkin karena memang mereka membutuhkan saya hadir di sana. Narsis ya!<br />
Rencananya perjalanan dilakukan malam hari. Sehingga sampai Trenggalek tengah malam. Menginap semalam dan kemudian pagi harinya bedah buku sampai siang. Siang setelah acara baru meluncur kembali ke Solo. Di samping bedah buku juga akan ada bazaar buku murah untuk para pelajar. Mendekatkan mereka dengan buku agar mereka lebih punya bobot pengetahuan yang memadai.<br />
Memang setiap kali bedah buku, selalu saja menunggu saya menunggu diundang. Biasanya yang mengundang sebuah ormas, atau sebuah organisasi pelajar. Sebab dari penerbit bukunya sendiri jarang mengadakan tour bedah buku ke kota-kota lain. Mungkin karena budget promo yang kurang, atau kesibukan penerbit yang menuntutnya tidak berpikir kegiatan semacam ini.</p>
<p><strong>Antusiasme, Itu Penting!</strong><br />
&#8220;Pak, minta maaf kalau nanti yang datang sedikit, sebab ini adalah acara perdana kami, sebelumnya kami belum pernah menyelenggarakan acara seperti ini.&#8221; Kata pak Ahsan kepadaku beberapa hari yang lalu. Aku pikir setiap acara memang selalu berpeluang rame atau sepi. Tugas panitia membuatnya rame dan tugas saya sebagai pembicara untuk membuatnya gayeng, menarik dan tidak membosankan.<br />
Acara-acara yang melibatkan remaja sebagai audiencenya memang kalau terlalu lama membuat mereka bosan. Sebab kemampuan mereka untuk konsen pada satu hal itu hanya beberapa menit saja. Maksimal 60 menit, setelah itu mereka cenderung ngobrol sendiri, dan kemudian rame ngomong sendiri-sendiri. Jadi sebaiknya memang dipaskan saja dengan kebutuhan mereka. Agar antusiasme mereka tetap terjaga dengan baik. Kalau mereka senang, pembicara juga ketularan senang.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.burhanshadiq.com/bedah-buku-di-trenggalek.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Report Kajian</title>
		<link>http://blog.burhanshadiq.com/report-kajian.html</link>
		<comments>http://blog.burhanshadiq.com/report-kajian.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Dec 2008 09:08:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>burhanshadiq</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Perjalanan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.burhanshadiq.com/?p=706</guid>
		<description><![CDATA[Tadi pagi siap-siap pergi ke Simo Boyalali. Jarak tempuh dari rumah kurang lebih 30 kilo an. Dengan sepeda motor kesayangan melaju kencang. Tetapi sayang, mata kantuk inginnya terpejam. Wushhhh! Sampailah di tempat tujuan. Duduk sebentar, ternyata belum ada orang. Peserta masih sedikit sekali. Jam sembilan tepat acara dimulai, sudah penuh ruangan dengan peserta putra dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]><xml> <w:WordDocument> <w:View>Normal</w:View> <w:Zoom>0</w:Zoom> <w:PunctuationKerning /> <w:ValidateAgainstSchemas /> <w:SaveIfXMLInvalid>false</w:SaveIfXMLInvalid> <w:IgnoreMixedContent>false</w:IgnoreMixedContent> <w:AlwaysShowPlaceholderText>false</w:AlwaysShowPlaceholderText> <w:Compatibility> <w:BreakWrappedTables /> <w:SnapToGridInCell /> <w:WrapTextWithPunct /> <w:UseAsianBreakRules /> <w:DontGrowAutofit /> </w:Compatibility> <w:BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w:BrowserLevel> </w:WordDocument> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"> </w:LatentStyles> </xml><![endif]--> <!--[if gte mso 10]><br />
<mce:style><!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --></p>
<p><!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;" lang="IN">Tadi pagi siap-siap pergi ke Simo Boyalali. Jarak tempuh dari rumah kurang lebih 30 kilo an. Dengan sepeda motor kesayangan melaju kencang. Tetapi sayang, mata kantuk inginnya terpejam. Wushhhh! Sampailah di tempat tujuan.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;" lang="IN">Duduk sebentar, ternyata belum ada orang. Peserta masih sedikit sekali. Jam sembilan tepat acara dimulai, sudah penuh ruangan dengan peserta putra dan putri. Acara berlangsung seru dan haru. Kenapa seru, karena anak-anak ini semangat sekali. Mereka sengaja datang dari segala penjuru Boyalali. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;" lang="IN">Selagi asyik mengisi materi tentang pacaran dan sahabatan, Allah Ta&#8217;ala menurunkan rezekinya, HUJAN! Mendadak sejuk. </span></p>
<p><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;" lang="IN">Sebenarnya materi ini adalah materi yang akan terbit Januari 2009. tetapi tidak mengapa, sebagai suplai semangat anak muda. Semoga selalu sehat sehingga bisa bermanfaat untuk ummat. Pulang ke Solo diantar dengan hujan gerimis. </span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.burhanshadiq.com/report-kajian.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Survey Lokasi Pacitan</title>
		<link>http://blog.burhanshadiq.com/survey-lokasi-pacitan.html</link>
		<comments>http://blog.burhanshadiq.com/survey-lokasi-pacitan.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Jul 2008 07:57:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>burhanshadiq</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Perjalanan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.burhanshadiq.com/?p=456</guid>
		<description><![CDATA[Capek. Kempol pegel jalan kaki. Turun tebing, jelajah pasir, merangkak di bebatuan karang berlumut, licin dan tajam. Tapi hati ini seneng luar biasa. Bisa survey ke daerah Pacitan, sebuah pantai yang indah menawan dan bagusnya lagi, MASIH PERAWAN! Ceritanya dimintai tolong jadi panitia. Acara bareng-bareng karyawan biar semakin akrab, dekat dan hangat (kompor kale!) Jadi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://blog.burhanshadiq.com/wp-content/2008/07/resize-of-resize-of-dsc04305.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-457" title="resize-of-resize-of-dsc04305" src="http://blog.burhanshadiq.com/wp-content/2008/07/resize-of-resize-of-dsc04305-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Capek. Kempol pegel jalan kaki. Turun tebing, jelajah pasir, merangkak di bebatuan karang berlumut, licin dan tajam. Tapi hati ini seneng luar biasa. Bisa survey ke daerah Pacitan, sebuah pantai yang indah menawan dan bagusnya lagi, MASIH PERAWAN!</p>
<p><a href="http://blog.burhanshadiq.com/wp-content/2008/07/resize-of-resize-of-dsc04306.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-458" title="resize-of-resize-of-dsc04306" src="http://blog.burhanshadiq.com/wp-content/2008/07/resize-of-resize-of-dsc04306-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Ceritanya dimintai tolong jadi panitia. Acara bareng-bareng karyawan biar semakin akrab, dekat dan hangat (kompor kale!) Jadi kudu survey lokasi dulu. Dengan badan segede ini kayaknya emang kudu jalan perlahan. Biar tidak pingsan di jalan. Malah entar nyusahin orang. Tetap semangat untuk hidup yang lebih hangat. Halah hangat lagi…</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.burhanshadiq.com/survey-lokasi-pacitan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sate Bahagia</title>
		<link>http://blog.burhanshadiq.com/sate-bahagia.html</link>
		<comments>http://blog.burhanshadiq.com/sate-bahagia.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Jul 2008 01:13:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>burhanshadiq</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Perjalanan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.burhanshadiq.com/?p=455</guid>
		<description><![CDATA[Speaking berdua jalan sukses. Peserta banyak banget. Lebih dari sepuluh. Hehehe. STAIN saat itu sepi. Ada insiden pengusiran juga oleh satpam. Padahal EO nya kerjasama sama STAIN, tapi kok diusir? Ga ada spanduk, akhwat yang dateng cuman 3. ikhwannya lumayan banyak. Ya itu tadi lebih dari sepuluh. Tapi apa saya loyo? Ndak kok, tidak loyo [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Verdana;">Speaking berdua jalan sukses. Peserta banyak banget. Lebih dari sepuluh. Hehehe. STAIN saat itu sepi. </span><span style="font-family: Verdana;">Ada</span><span style="font-family: Verdana;"> insiden pengusiran juga oleh satpam. Padahal EO nya kerjasama sama STAIN, tapi kok diusir? Ga ada spanduk, akhwat yang dateng cuman 3. ikhwannya lumayan banyak. Ya itu tadi lebih dari sepuluh. Tapi apa saya loyo? Ndak kok, tidak loyo tetap berapi-api!</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Verdana;">Acara MATRIKS, training jurnalistik mahasiswa Fk UNS jalan lancar. Banyak pertanyaan, tanda penasaran. Dari akhwat juga banyak nanya, tanda senang sama saya. Hehehe Narsis! Semakin yakin, bahwa menulis adalah the part of my life. Pulang, istri ambruk, kayaknya darah rendah. Malam hari nyari sate kambing, ketemu satu di Jalan Honggowongso. Abis makan, istri bilang, “Alhamdulillah, ana dah seger Bah!” Wedew, senangnya hatiku!</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family: Verdana;">Kini, pake rompi kaos putih celana kasual, ditambah topi hitam dengan pin Jihad Sepanjang Jaman. Bersiap nunggu yang lain, survey ke Pacitan. Doakan lancar dan selamat sampai pulang. Oh ya, Atika masuk TK hari pertama, ohhh..TERHARU!</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.burhanshadiq.com/sate-bahagia.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kajian Remaja SMA 4 Semarang</title>
		<link>http://blog.burhanshadiq.com/kajian-remaja-sma-4-semarang.html</link>
		<comments>http://blog.burhanshadiq.com/kajian-remaja-sma-4-semarang.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 May 2008 02:05:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>burhanshadiq</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Perjalanan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.burhanshadiq.com/?p=417</guid>
		<description><![CDATA[Di pagi yang dingin, diantar bapak pergi ke terminal. Membayar peron 200 rupiah, aku melangkah cepat menuju Bus patas AC Solo Semarang. Duduk manis di kursi urutan ke tiga sebelah kiri. Menunggu beberapa saat, akhirnya penumpang lumayan penuh dan perjalanan segera dimulai. 2 jam perjalanan akhirnya sampailah di Banyumanik. Nelepon panitia sebentar dan akhirnya dijemput [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align: left;"><span style="font-family: Verdana;">Di pagi yang dingin, diantar bapak pergi ke terminal. Membayar peron 200 rupiah, aku melangkah cepat menuju Bus patas AC Solo Semarang. Duduk manis di kursi urutan ke tiga sebelah kiri. Menunggu beberapa saat, akhirnya penumpang lumayan penuh dan perjalanan segera dimulai. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: left;"><span style="font-family: Verdana;">2 jam perjalanan akhirnya sampailah di Banyumanik. Nelepon panitia sebentar dan akhirnya dijemput dengan motor GL pro. Lokasi acara lumayan dekat dengan terminal. Jadi tidak begitu repot. Sesampai di lokasi salaman kanan kiri dengan anak anak SMA yang ada di tempat itu. Acarapun segera berlangsung dan sangat SERU! Meski sound system kurang begitu mendukung dan agak sedikit mengganggu. Tetapi wajah polos anak-anak SMA itu bikin saya selalu tambah semangat! </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: Verdana;">NB: Buat anak2 SMA4 Semarang, Thanks for </span><span style="font-family: Verdana;">ur</span><span style="font-family: Verdana;"> attention!</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.burhanshadiq.com/kajian-remaja-sma-4-semarang.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Oleh-Oleh Bedah Buku di Jogja</title>
		<link>http://blog.burhanshadiq.com/oleh-oleh-bedah-buku-di-jogja.html</link>
		<comments>http://blog.burhanshadiq.com/oleh-oleh-bedah-buku-di-jogja.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Mar 2008 04:33:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>burhanshadiq</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Perjalanan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.burhanshadiq.com/?p=371</guid>
		<description><![CDATA[Pagi menjelang sudah direpotkan dengan persiapan bedah buku ke Jogja. Dianter istri dengan mengendara sepeda motor ke halte Kerten. Duduk sebentar sebuah bus bumel Jogja Solo datang menghampiri. Mencari kursi yang masih kosong saya duduk memandang arah jendela. Fuih, badan terasa capek, sisa perjalanan Wonogiri masih menggelayuti tubuh. Pagi ini saya harus sampai Jogja sebelum [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://blog.burhanshadiq.com/wp-content/2008/03/dsc00331.JPG" title="dsc00331.JPG"><img src="http://blog.burhanshadiq.com/wp-content/2008/03/dsc00331.thumbnail.JPG" alt="dsc00331.JPG" /></a></p>
<p>Pagi menjelang sudah direpotkan dengan persiapan bedah buku ke Jogja. Dianter istri dengan mengendara sepeda motor ke halte Kerten. Duduk sebentar sebuah bus bumel Jogja Solo datang menghampiri. Mencari kursi yang masih kosong saya duduk memandang arah jendela. Fuih, badan terasa capek, sisa perjalanan Wonogiri masih menggelayuti tubuh. Pagi ini saya harus sampai Jogja sebelum jam 8. Saya hanyut dengan suasana bus. Sempat terlelap, meski bisingnya pengamen begitu menyengat telinga. Kantuk saya lebih hebat menyerang. Zzz…sampailah akhirnya di terminal bus Giwangan.</p>
<p>Menunggu di mushala terminal, ambil air wudhu mengusir rasa kantuk yang belum hilang. Fuih, segernya saat air dari kran membasuh muka hitem saya. Byurr…Kesadaran kembali ke awal. Saya sms panitia, “Ga ada yang jemput?” Ga ada semenit seorang ikhwan menelpon saya, bertanya saya dimana posisinya. Dalam sekejab beliau sudah di depan masjid siap dengan motor dan helmnya buat mengantar saya. </p>
<p>Akhirnya singkat cerita, sampailah saya di masjid balaikota Jogja. Saya ngisi acara pesantren remaja se Jogja, dan semua peserta akhwat. Belum-belum mereka meminta saya untuk menyampaikan materi sedikit saja, dan jam 10 harus sudah selesai. Ya sudah saya manut. Saya cuman mengisi sedikit saja, dan pas jam 10 acara saya sudahi. Eh tenyata mereka malah protes, “Ayo pak, dilanjutkan lagi 30 menit lagi.” Weksss…</p>
<p>Tapi saya ini tipe lelaki setia. Kalau mintanya jam 10 ya jam 10 tidak ada revisi. Dan saya pun pulang naik bus patas surabaya. Di bawah hembusan AC, saya mengisi perut dengan snack dan nasi kardus yang diberikan panitia. Langsung terlelap, tidur lagi. Sampai di sebelah timur Goro Assalam, Istri dan anak saya yang kecil sudah menunggu. Kami pulang dan syukur alhamdulillah semuanya berjalan lancar.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.burhanshadiq.com/oleh-oleh-bedah-buku-di-jogja.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
