trenggalek_map_350

Malam ini rencananya saya ke Trenggalek. Ini pengalaman pertama saya ke kota itu, Karena besuk paginya akan ada acara bedah buku Ya Allah Aku Jatuh Cinta di Aula Depag Trenggalek. Alhamdulillah buku itu masih diminati oleh anak muda. Mungkin karena temanya, atau mungkin karena memang mereka membutuhkan saya hadir di sana. Narsis ya!
Rencananya perjalanan dilakukan malam hari. Sehingga sampai Trenggalek tengah malam. Menginap semalam dan kemudian pagi harinya bedah buku sampai siang. Siang setelah acara baru meluncur kembali ke Solo. Di samping bedah buku juga akan ada bazaar buku murah untuk para pelajar. Mendekatkan mereka dengan buku agar mereka lebih punya bobot pengetahuan yang memadai.
Memang setiap kali bedah buku, selalu saja menunggu saya menunggu diundang. Biasanya yang mengundang sebuah ormas, atau sebuah organisasi pelajar. Sebab dari penerbit bukunya sendiri jarang mengadakan tour bedah buku ke kota-kota lain. Mungkin karena budget promo yang kurang, atau kesibukan penerbit yang menuntutnya tidak berpikir kegiatan semacam ini.

Antusiasme, Itu Penting!
“Pak, minta maaf kalau nanti yang datang sedikit, sebab ini adalah acara perdana kami, sebelumnya kami belum pernah menyelenggarakan acara seperti ini.” Kata pak Ahsan kepadaku beberapa hari yang lalu. Aku pikir setiap acara memang selalu berpeluang rame atau sepi. Tugas panitia membuatnya rame dan tugas saya sebagai pembicara untuk membuatnya gayeng, menarik dan tidak membosankan.
Acara-acara yang melibatkan remaja sebagai audiencenya memang kalau terlalu lama membuat mereka bosan. Sebab kemampuan mereka untuk konsen pada satu hal itu hanya beberapa menit saja. Maksimal 60 menit, setelah itu mereka cenderung ngobrol sendiri, dan kemudian rame ngomong sendiri-sendiri. Jadi sebaiknya memang dipaskan saja dengan kebutuhan mereka. Agar antusiasme mereka tetap terjaga dengan baik. Kalau mereka senang, pembicara juga ketularan senang.

One Response to “Bedah Buku Di Trenggalek”

  1. Kalo ke trenggalek jangan lupa mencari si nabi blogger Anang, dia kan aslinya situ…hehehehe

Leave a Reply