Makna Kata KELUARGA
No CommentsDecember 26, 2011 at 4:31 pmCategory:Artikel Santai
KELUARGA.
KEnapa sendiri kalau bisa berdua. Banyak diantara kita yang menyengaja sendiri, meski kesempatan untuk mendapatkan suami atau istri sudah di depan mata. Alasannya beraneka macam, dari mulai tidak ada chemistry, masih memburu karier, hingga urusan menunggu kakak tertua menikah duluan. Dalam islam, nikah sebaiknya disegerakan, tidak tergopoh-gopoh, tidak tergesa-gesa tapi disegerakan saja. Jadi kalau bisa sekarang, kenapa harus ditunda?
LUangkan waktu untuk istri dan anak anak kita. Mereka butuh sosok suami dan ayah yang baik dan menyenangkan. Bukan sosok pekerja keras yang bertampang serius dan tidak pernah senyum. Status selalu sibuk tanpa ada waktu untuk keluarga. Meski hanya main sederhana, berlarian, bercerita lucu atau bahkan hanya duduk santai di ruang tamu tanpa televisi, tanpa handphone dan tanpa laptop. Maukah Anda melakukannya?
ARahkan keluarga kita menjadi keluarga yang taat syariat. Jangan makan dan minum berdiri atau berjalan jalan, kalau Anda tidak mau anak anak menirunya. Jangan tertawa keras seperti orang gila kalau Anda tidak mau anak Anda menirunya. Dan jangan ajari istri untuk berbohong dengan berkata bahwa Anda tidak ada saat kolega bisnis menagih uangnya. Arahkan kepada kebaikan semampu kita.
GAlang kekuatan untuk menuju sakinah mawadah dan rahmah. Kita adalah kekuatan yang berpadu dari kekuatan seorang suami dan kelembutan seorang istri. Maka janganlah menjadi pudar hanya karena ego yang terlalu besar. Tetaplah menjadi pasangan yang kuat dalam mengarungi bahtera rumahtangga. Hiduplah untuk akhirat kita, bahagia selamanya.
Materi ini saya sampaikan dalam pengajian keluarga besar alumni sma al islam 1 angkatan 98.
