Prepare for Iktikaf

Tak terasa tinggal beberapa hari lagi berpuasa. Ajang meraih lailatul qadr sudah di depan mata. Sekarang tinggal mencari masjid untuk iktikaf, mengisi 10 hari terakhir dengan ibadah yang tak putus-putusnya. Teman-teman redaksi juga sudah siap-siap ancang-ancang meliburkan diri pada tanggal 20 nanti. Ada yang memilih masjid di daerah dingin seperti tawangmangu, tapi ada pula yang sengaja memilih masjid di dekat tempat tinggal. Seru, rame, dan kayaknya bakalan mengasyikkan.

Tetapi nampaknya hak iktikaf belum berlaku bagi temen-temen pekerja toko buku arafah. Mereka malah diminta masuk sampai tanggal 29 September 2008. Itu berarti H min 2 dari Idul Fitri. Kasihan juga sih, tapi gimana lagi wong mereka hanya karyawan. Kalau diminta masuk ya harus masuk. Semoga saja Ramadhan kali ini sangat bermakna bagi semua, baik yang boleh iktikaf maupun tidak.

2 Responses to “Prepare for Iktikaf”

  1. ihsan Says:

    Semoga saja Ramadhan kali ini sangat bermakna bagi semua, baik yang boleh iktikaf maupun tidak.

    Ameen..

    Selamat ber-i’tikaf.

  2. udin syabab's father Says:

    assalamu’alaikum
    sebenarnya i’tikaf seharusnya diberikan kepda semua lapisan karyawan dan tidak boleh pilih-pilih, karena akan sangat mengganggu kebaikan semua. jadi jangan mikirkan uang terus tetapi ibadah karyawan juga harus diperhatikan. kalau karyawan yang katanya islami tidak memperhatikan ibadah karyawannya maka bagaimana dengan perusahaan yang non muslim tentu lebih parah.

Leave a Reply