streetsinghfighter.jpg

Tawuran. Dua kelompok beradu kekuatan, saling mencederai bahkan hingga mati pun akan dilakukan. Kelompok masjid dengan kelompok preman. Berita di koran simpang siur membingungkan. Siapa yang pertama memulai semua gelap dan sangat rawan pemutarbalikan fakta dan data. Kusumodilagan, sebuah kampung yang terkenal dengan pasar besi tuanya. Berada di sudut tenggara kota Solo. Seorang preman mati, seorang lagi masih koma di ruang perawatan.

Televisi, koran memberitakan semua terjadi karena pengeroyokan. Kabar yang santer menyebutkan puluhan pemuda masjid menyerbu sebuah kampung, dan warga melakukan perlawanan. Anehnya, buat apa mereka menyerbu, kenapa alasan tidak disebutkan. Sementara pihak warga (atau seseorang yang mengaku mewakili warga) mengadu ke koran lokal bahwa semua memang terjadi karena serangan dari pemuda masjid.

Versi dari pemuda masjid hampir sepi pemberitaan. Hanya selentingan kabar menyebutkan bahwa mereka membela diri karena masjid akan diserang. Versi ini juga aneh, karena alasan penyerangan sekali lagi tidak disebutkan. Wartawan-wartawan peliput berita selalu saja menganggap kita ini bodoh. Pemberitaan yang tidak rinci dan jeli sangat rawan untuk disimpulkan dan dikomentari. Kabar terakhir saya dengar, banyak akhawat dan ummahat yang diungsikan, karena khawatir ada aksi tawuran susulan. Solo memang beda. Solo berseri, tapi tidak berseri dari kemaksiatan. Dan ummat islamnya sangat beda dengan kota lainnya. Mudah disulut dan sangat semangat dalam mengusung panji jihad atas nama Islam.

3 Responses to “Tragedi Kusumodilagan”

  1. nurussadad Says:

    Kategorinya koq masuk artikel santai Pak??? Kayaknya masuk kategory laen..


    iya mas, alhamdulillah sudah saya ganti. matur nuwun…

  2. abu isya Says:

    afwan, ikut urun rembug. tragedi kusumodilagan menurut analisa saya memang didasari oleh sentimen ahlul bathil atas upaya-upaya para ikhwan memberangus segala bentuk kriminalitas yang melanggar syariat maupun hukum positif Indonesia disana.Perjudian, pesta miras, prostitusi dan lain sebagainya adalah pemandangan biasa bagi masyarakat kusumodilagan dan sekitarnya. Bagi yang masih punya hati akan miris dan muak melihat segala macam kemaksiatan dipertontonkan vulgar tanpa tedeng aling-aling.
    Sudah sunnatullah, al-haq dan al-bathil akan terus berbenturan mencari eksistensi masing-masing.

    Sedikit cerita, ana selama satu (1) tahun lebih tinggal dikampung Semanggi. Jadi sedikit banyak memahami kharakter masyarakatntya. Al-hamdulillah, para ikhwan kita disana memiliki ghirah keislaman yang lumayan baik. Bagi yang takut dan tak punya nyali akan memilih diam atau mungkin berbaik-baik ria sembari mencari format dakwah yang “pas” (wallahu a’laam).

    Sekitar Empat atau lima tahun silam, saya pernah mengikuti kegiatan amar ma’ruf nahy munkar ini. Tepat basecampnya juga di masjid Muslimin. Waktu itu terjadi perjudian dijalan masuk sebuah masjid di Semanggi. Sebenarnya waktu itu, cara-cara santun selalu ditempuh-mulai mengajak dialog, ngobrol, pendekatan person-person, pendekatan dari lintas harakah dakwah dll. Dan terakhir memang show of force ditempuh. Habis, ternyata kebal juga telinga badak mereka, tidak mau mengindahkan. Kita nasihati “jangan didekat masjid (syukur ditinggalkan itu judinya).Eh,… mereka ikutan show of force juga. Dan ternyata backing mereka…..luar biasa gendeng “pake seragam”. Dan saya pernah membuktikan itu. Setiap jalan berangkat kerja saya sering dihadiahi sindiran ala binatang berkaki, ancaman dan lain sebagainya. Alasannya sederhana karena saya dekat dan sering dengan seseorang ikhwan.Bergidik juga bulu roma.
    Hati kecil saya, saya memuji keberanian para ikwan disana. Dan terpenting lagi memang beberapa ikhwan kita sudah menjadi target(black list) jaaauh-jaaauh hari oleh para gali-gali itu, dan Mr. “Pake seragam itu.

    Intinya, kalau antum hidup dilingkungan maksiat seperti itu, apa yang kita tempuh?

    Fren, serba susah juga menghadapi hukum kita, coba pilih; kita mati terbunuh karena mempertahankan harga diri Islam atau “terpaksa”melukai/membunuh karena kita diserang? atau pilih yang ini, diem aja biar mereka menghabisi kita……..


    Luar biasa, terimakasih infonya…tetep semangat!

  3. abu isya Says:

    SEMOGA SAUDARA_SAUDARA SAYA YANG SAAT INI MENDAPAT COBAAN DARI ALLOH, DI MANAPUN BERADA.DIBERI KESABARAN YANG LUAR BIASA.

Leave a Reply