Posted in Perbukuan on Feb 28th, 2008 2 Comments »
Gubraks! Saya menemukan sebuah kaver buku penerbit tetangga yang sangat mirip gayanya dengan imprint penerbit tempat saya bekerja, GRANADA. Stylenya sangat mirip dengan menggunakan border merah dan warna kontras hitam. Yang lebih mencengangkan lagi, temanya pun sama, yaitu tema akhir jaman. Otak saya langsung mengarah kepada sebuah istilah untuk menyebut fenomena ini, Me Too. Menciptakan [...]
Posted in Artikel Santai on Feb 28th, 2008 3 Comments »
Militansi identik dengan keteguhan dalam beramal jamai. Kendala, hambatan dan rintangan dalam hidup berjamaah adalah sebuah kewajaran dan sunnatullah yang kudu dihadapi. Maka tidaklah mengherankan jika kemudian fase ini melahirkan semangat menggebu tak kenal lelah, mundur, apalagi futur. Cobaan adalah makanan sehari-hari yang membuat dada ini selalu terbusung, semangat membumbung tinggi dan selalu punya energi.
Wajah-wajah [...]
Posted in Artikel Santai on Feb 27th, 2008 3 Comments »
Sebuah obrolan singkat antara saya dengan seorang kawan. Sama-sama pegiat Islam, kesibukan terberat adalah mengisi kajian dan taklim per pekan. Akunya, setiap orang bisa kadang 2 hingga majelis kajian yang harus dikelola dengan baik. Tentu saja ini tidak mudah.
Seorang ustad atau murabbi dituntut bisa bergerak cepat. Layaknya seorang ayah dalam sebuah keluarga harus selalu siap [...]
Posted in Artikel Santai on Feb 27th, 2008 4 Comments »
Tadi malam, ada rapat lagi. Kali ini sama temen-temen senior. Rencananya kita mau bikin radio. Ngobrol punya ngobrol bikin radio ternyata ga mudah, tapi juga bukan sesuatu yang mustahil. Say potret semangat di wajah-wajah temen-temen itu. Ada guratan-guratan lelaki di kening mereka, yang sangat nampak.
Setiap kali kita bicara radio islam, kita menemukan dua tren yang [...]
Posted in Artikel Santai on Feb 26th, 2008 1 Comment »
Bapak mertua habis operasi, sekarang beliau lagi recovery. Nah, makanya cucunya kudu dateng untuk menghibur beliau yang lagi bermurung diri. Dimintalah istri dan kedua anakku tuk datang ke Surabaya. Saya, suaminya, dengan rela hati membiarkan mereka berangkat sore ini. Pasalnya saya juga harus meluncur ke Jakarta pekan depannya lagi.
Ditinggal istri pergi ke ortu memang [...]